Kusnadi Apresiasi Adanya Bazar Murah Yang Digelar Pemkab

464

SINTANG | SenentangNews.com – Adanya bazar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten yang menjual sejumlah barang kebutuhan pokok dengan harga murah dan juga daging beku mendapatkan apresiasi dari Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi.

“Tentu hal ini harus kita apresiasi mengingat saat ini menjelang hari raya Idul Fitri sehingga keperluan masyarakat untuk sembako menjadi semakin meningkat yang mengakibatkan sejumlah harga barang sembako menjadi melonjak tinggi. Untuk itu, dengan adanya bazar ini diharapkan dapat membantu masyarakat Kabupaten Sintang sehingga bisa ikut merassakan nikmatnya merayakan hari raya Idul Fitri mendatang,” ujarnya saat dihubungi via telepon selular, Kamis (15/6).

Menurutnya, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan melonjaknya harga barang kebutuhan sehari-hari, misalnya karena kelangkaan barang tersebut dipasaran atau pasokan barang tersebut kurang daripada yang dibutuhkan masyarakat.

“Melonjaknya harga bisa dikarenakan beberapa faktor dan itu juga yang masih menjadi PR besar bagi kita semua. Untuk itu, dengan adantya langkah Pemerintah Kabupaten Sintang yang menggelar bazar daging beku tentu sangat baik mengingat harga pasaran dari daging sendiri cukup tinggi karena memang jumlah daging sapi yang ada masih jauh dari jumlah kebutuhan masyarakat apalagi menjelang hari raya Idul Fitri,” ucap politisi PKB ini.

Akan tetapi, ia juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sintang melalui instansi terkait untuk selalu memperhatikan pasokan pasar. Pasalnya, dengan kondisi yang seperti ini tentu akan menjadi peluang bagi sejumlah oknum untuk memasukkan barang ilegal ke Kabupaten Sintang.

“Adanya bazar atau pasar murah tentu memiliki tujuan untuk membantu masyrakat dan juga menekan harga pasar sehingga tak ada lonjakan harga. Akan tetapi, instansi terkait juga harus melakukan pemantauan terus ke lapangan, jangan sampai ada oknum yang menjual barang-barang ilegal karena bagaimanapun barang ilegal selain menyalahi aturan juga juga ada bahayanya bagi tubuh manusia. Masyarakat juga harus jeli dengan hal ini, jangan hanya ingin barang murah malah menjadi penyakit kedepannya,” tukasnya. (uli)