Sekilas Info

Koperasi Perkebunan Merupakan Wadah Bagi Petani Plasma

SINTANG | SenentangNews.com

SINTANG | SenentangNews.com – Ada beberapa permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan dan pembinaan koperasi perkebunan. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Daerah, Yosepha Hasnah saat membuka kegiatan Sosialisasi Koperasi Perkebunan di Kabupaten Sintang tahun 2017 oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat di Aula Central CU Keling Kumang, Selasa lalu (23/5).

“Ada beberapa permasalahan dalam pelaksanaan dan pembinaan koperasi perkebunan antara lain belum maksimalnya sosialisasi mengenai pola pembangunan perkebunan yang ditawarkan, lemahnya posisi tawar-menawar koperasi dalam melakukan MoU, kurangnya sosialisasi perjanjian kemitraan, lemahnya koperasi dalam menentukan harga tandan buah segar danpola skim kredit komersil untuk pembangunan perkebunan yang berpihak kepada petani. Tak hanya itu, lembahnya sumberdaya manusia koperasi perkebunan juga dapat menimbukan permasalahan karena mengakibatkan tata kelola koperasi menjadi kurang baik,” ujarnya.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang mengapresiasi adanya kegiatan ini karena ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan pada koperasi.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM di lingkungan koperasi perkebunan sawit dalam rangka mengembangkan dan memberdayakan ekonomi kerakyatan. Kegiatan ini juga merupakan bagian proses dari reformasi koperasi sebagaimana yang telah diprogramkan oleh pemerintah pusat,” tuturnya.

Ketua panitia kegiatan Sosialisasi Koperasi Perkebunan, H. Suryadharma mengatakan tujuan diadakan sosialisasi ini adalah untuk pengenalan dan perbaikan pelaksanaan koperasi perkebunana yang berkualitas.

“Kegiatan ini tentunya memiliki tujuan salah satunya dalah memberikan solusi bagi koperasi perkebunan atas konflik yang terjadi antara perusahaan inti dan para petani plasma,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalimantan barat melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi, Evi T.A Silalahi mengungkapkan ada banyak konflik yang terjadi antara petani plasma dan perusahaan inti yang harus dijembatani oleh koperasi yang sehat dan baik. Koperasi perkebunan merupakan wadah bagi para petani plasma di perusahaan perkebunan.

“Disini peran pemerintah untuk menjembatani perbedaan yang ada dengan cara memberikan pengetahuan berkoperasi dan peningkatan kapasitas SDM koperasi perkebunan sendir, itu merupakan salah satu solusi yang kita tawarkan bagi para peserta,” tukasnya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan kerjasama antara Dinas Koperasi, UKM Provinsi Kalimantan Barat dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan UKM di masing-masing kabupaten penyelenggara. Kegiatan ini melibatkan 30 koperasi perkebunan yang ada di Kabupaten Sintang, terdiri dari pengurus dan pengawas koperasi. (uli)