Sekilas Info

Ini Penyebab Peserta Sintang Sering Gagal Tes IPDN

SINTANG | SenentangNews.com-

SINTANG | SenentangNews.com- Peminat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Sintang cukup tinggi. Demikian diungkapkan, Kepala Bidang (Kabid) Data dan Pengembangan Pegawai BKPSDM Kabupaten Sintang, Agustinus S. Sos M. Si belum lama ini.

Menurutnya sejak dibukanya pendaftaran yang dimulai pada tanggal 9 Maret hingga 31 Maret tercatat 90 peserta yang telah mendaftar.

"Kalau untuk IPDN cukup tinggi. Kita berharap dari kouta yang ditetapkan putra putri daerah asal Sintang dapat lolos mengikuti segala tes yang merupakan bagian dari syarat untuk masuk di IPDN," katanya.

Menurutnya, 2017 ini Kalbar mendapatkan kouta sebanyak 48 orang. Jika dibanding tahun 2016 lalu, Kalbar hanya mendapatkan kouta 25 orang. Artinya ada peningkatan kouta tahun ini.

"48 orang penerimaan tahun ini bukan hanya untuk Sintang. Tetapi untuk seluruh 14 kabupaten/kota di Kalbar. Artinya, putra putri kita di Sintang harus mampu bersaing dengan peserta yang ada di kabupaten lain untuk dapat lolos masuk di IPDN," tuturnya.

Agustinus mengatakan,untuk tahun 2016 lalu, dari 59 peserta yang mendaftar, Sintang hanya dua peserta yang lolos seleksi dan masuk di Sekolah IPDN.

"Rata rata peserta kita banyak jatuh di Tes Kompetensi Wawasan (TKW), Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Umum (TKU)," kata Agustinus.

Untuk mensiasati agar lolos di TKW, TKD dan TKU, Agustinus mengatakan sudah seharusnya peserta sebelum mendaftar di IPDN, para peserta terlebih dahulu mengikuti bimbingan teknis untuk TKW, TKD dan TKU.

"Artinya, mereka harus mempersiapkan secara dini dengan melakukan bimbingan diluar sebagai persiapan untuk mengikuti proses tes yang menjadi syarat masuk di IPDN. Sehingga saat dihadapi dengan tes TKW, TKD dan TKU mereka sudah tidak canggung lagi dan dapat melewati segala tes dengan mudah dan lancar," ungkapnya.

Meskipun demikian, Agustinus tetap berharap dari 90 peserta yang mendaftar untuk masuk di sekolah IPDN tahun 2017 ini, Sintang mendapatkan kuato lebih banyak dari tahun sebelumnya.

“Sehingga, kedepan kita memiliki bibit baru di bidang ilmu pemerintahan. Sebab, mereka yang keluar dari sekolah IPDN nantinya, merupakan calon pejabat yang akan ditempatkan di kecamatan. Apalagi, kita akan ada pemekaran kecamatan baru. (bny)