Sekilas Info

Jarot: Tak Akan Lindungi PNS Yang Terbukti Pungli

SINTANG | SenentangNews.com-

SINTANG | SenentangNews.com- Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan Pungutan liar (pungli) merupakan bentuk perbuatan melawan hukum yang harus dilawan dan dibasmi. Jarot menegaskan pemerintah Sintang tidak akan melindungi oknum pegawai negeri sipil (PNS), mulai pejabat, kepala sekolah maupun kepala desa yang terlibat pungli.

"Kita ini sudah komitmen. Pungli itu melanggar hukum. Pemerintah tidak akan melindungi yang aparat pemerintah yang terlibat pungli. Kalau terbukti kita dipecat," kata Jarot usai menhadiri pembentukan satgas sapu bersih pungutan liar di Gedung Serbaguna, Selasa (11/4).

Jarot menambahkan keberadaan satuan petugas sapu bersih pungutan liar ini akan dapat memulihkan kepercayaan publik sehingga terbentuk pemerintahan yang baik, bersih proporsional dan professional,

“Kita sadari bahwa melawan pungutan liar ini bukan sekedar masalah uangnya, tapi yang lebih penting memperbaiki kinerja pemerintahan serta mendorong daya saing kita sebagai daerah yang mampu memberikan keadilan dan kepastian hukum untuk masyarakat,”kata Jarot.

Oleh karena itu Jarot meminta seluruh pungutan yang dilakukan harus mempunyai dasar hukum. Instansi pemerintah, utamanya yang menangani perizinan agar memiliki daftar tarif untuk semua jenis urusan.

"Yang terpenting semangat pemberantasan pungli bukan terletak pada jumlah kerugian yang ditimbulkannya namun lebih pada akar budaya yang hendak dihilangkan,"jelasnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Herkolanus Rony mengatakan tujuan dilaksanakan sosialisasi peraturan presiden yang mengenai satgas saber untuk mewujudkan sinergisitas koordinasi antara Polres Sintang, Kejaksaan Negeri, Pemerintah dalam menegakkan perpres tersebut.

“Dalam sosialisasi ini kita mengundang peserta berasal dari pimpinan SKPD, pejabat ASN, camat, Kepala Desa, instansi vertical, lurah, dan ketua BPD yang ada di Kabupaten Sintang, sehingga kita semua dapat memahami bagaimana menghindari dan memberantas pungutan liar yang ada di Kabupaten Sintang ini,”tukasnya. (bny)