Sekilas Info

132 Kasus Gigitan, Sintang KLB Rabies

SINTANG | SenentangNews.com

SINTANG | SenentangNews.com – Terkait permasalahan rabies yang saat ini sedang melanda Kabupaten Sintang, Pemerintah Kabupaten Sintang sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Hal itu diungkapkan oleh Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Rabu (15/3).

“Sejak kasus gigitan kemarin yang menyebabkan adanya korban jiwa, Bupati Sintang langsung mengeluarkan status KLB untuk permasalahan rabies di Kabupaten Sintang sendiri. Itu terhitung sejak tanggal 27 Februari lalu,” ujarnya.

Ia mengungkapkan tahun 2017 ini, ada 132 kasus gigitan yang tersebar di 32 Desa dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang. Hanya saja, laporan kasus gigitan tersebut tidak semua berkaitan dengan rabies. Pasalnya, kasus gigitan pada manusia juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

“Laporan yang kita dapat 132 gigitan dan itu tersebar di 32 desa dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang. Tidak semua laporan tersebut kasus rabies, karena gigitan bisa dikarenakan beberapa faktor seperti hewan tersebut baru saja melahirkan atau bisa saja karena terganggu. Akan tetapi, semuanya minta dilakukan VAR (Vaksin Anti Rabies),” jelasnya.

Untuk wilayah terbanyak yang mengalami kasus gigitan, lanjutnya, terdapat di Kecamatan Binjai, Kecamatan Kayan Hilir, Kecamatan Kayan Hulu dan wilayah Ketungau.

“Pada kasus sebelumnya, kita konsentrasi pada wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Melawi namun saat ini malah penyebaran diduga berasal dari daerah yang berbatasan lagsung dengan Kabupaten Kapuas Hulu,” katanya.

Ia mengatakan untuk beberapa kejadian yang sudah dilaporkan ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang hanya ada lima kasus dan tidak semua positif rabies.

“Dari beberapa kasus, tidak semua yang menyerahkan spesimen dikarenakan beberapa faktor. Ada lima yang sudah menyerahkan spesimen dan empat diantaranya diketahui positif rabies. Untuk itu, kita akan melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi meluasnya rabies tersebut di Kabupaten Sintang,” tegasnya. (uli)