Sekilas Info

Pertama Kali Mencetak Sarjana PGSD, 410 Mahasiswa STKIP-PK di Yudisium

SINTANG I Senentangnews.com-Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Sintang hari ini menggelar Yudisium terhadap  410 mahasiswa-mahasiswi dari  lima program studi. Adapun Mahasiswa yang diyudisium terdiri dari 135 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 111 mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, 94 mahasiswa Pendidikan Ekonomi, 54 mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta 16 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD),bertempat kampus STKIP PK ,Jumat (21/2)

Ketua Badan Pendidikan Karya Bangsa, YAT Lukman Riberu pada kesempatan tersebut mengatakan, mahasiswa-mahasiswi yang diyudisium tersebut dapat disebut anak panah yang siap dilepas pada sasaran yang dituju. “Oleh karena itu, saya sampaikan supaya mahasiswa-mahasiswi untuk menjadi satu keluarga untuk mengemban tugas mulia sebagai guru di daerah ini. Karena dunia kampus adalah dunia percobaan dengan melakukan pengajaran dengan istilah penelitian research “kata Lukman

Lukman Mengatakan  mahasiswa-mahasiswi yang telah diyudisium harus mempunyai tanggung jawab yang besar kepada adik-adik tingkat yang sedang menempuh pendidikan di STKIP-PK Sehingga mereka juga dapat menyelesaikan pendidikan di STKIP-PK dan dapat saling bekerjasama membangun pendidikan di Sintang sesuai visi-misi STKIP-PK.

Pada wisuda angkatan ke-IV tahun ini lanjut Lukman , program studi PGDS pertama kali meluluskan mahasiswa. “Mudah-mudahan kedepan lulusan PGSD makin banyak. Mengingat, Sintang  kekurangan ribuan guru SD saat ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lukman juga memaparkan soal kepedulian STKIP Persada Khatulistiwa pada alumni yang berprestasi. Ia mengatakan, alumni yang dimaksud diberikan  kesempatan untuk menempuh pendidikan ke jenjang S2. “Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, biayanya kami yang tanggung, namun sebelum mendapatkan beasiswa ini  mereka harus mengikuti tes lebih dulu. Tahun lalu ada 10 orang alumni kami kuliahkan S2 di  Bandung dan Malang,” bebernya.

Tak hanya beasiswa S2, kampus juga memberikan beasiswa S3 pada dosen, “sudah ada 6 dosen  STKIP yang mengambil gelar doktor. Harapan kami, figur yang menjadi ketua STKIP Persada  Khatulistiwa nantinya berasal dari lingkungan kampus sendiri. Tidak lagi pinjam sana pinjam  sini,” katanya.

Mengenai pengembangan kampus, saat ini sedang dibangun gedung baru dengan konsep minimalis. “Gedung baru inidipersiapkan untuk prodi-prodi baru yang akan kami buka,” katanya.

Ketua STKIP Persada Khatulistiwa, Rafael Suban Beding mengucapkan selamat pada pada mahasiswa yang meraih gelar sarjana pendidikan. Ia berharap, mahasiswa yang lulus bisa mengabdi dibidang pendidikan dan memberikan dampak positif pada masyarakat,” harapnya.

Ia mengatakan mahasiswa yang telah didik harus memiliki kompetensi kepribadian, pedagogik, sosial dan profesional. “Kompetensi ini harus betul dikuasi untuk menghadapi dunia pendidikan yang semakin berat dan berkembang. Kalau guru tidak memiliki kepribadian yang baik, bagaimana menjadi panutuan, makanya semua kompetensi harus dimiliki,” ucapnya.

Mengenai alumni yang diseleksi untuk menempuh pendidikan S2, Rafael mengatakan yang dinilai bukanya hanya IPK saja, tetapi juga kepribadian. “Apagunanya IP tinggi kalau kepribadian kurang bagus, makanya yang kami kirim adalah alumni yang berprestasi dan berkepribadian baik,” tegasnya.

pihaknya sangat berharap para mahasiswa yang diyudisiumkan dapat bertanggung jawab dengan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) yang telah melekat seusai yudisium.
“Dimana para mahasiswa-mahasiswi ini bisa menjadi guru yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat Sintang,” harapnya

Seusai sambutan dibacakan Surat Keputusan (SK) Yudisium bagi lulusan semua prodi di tandatangani oleh Ketua Badan Pendidikan Karya Bangsa, YAT Lukman Riberu. Setelah itu, diakhiri dengan bersamalan antara dosen dan para yudisium.(bny)