Sekilas Info

Dandim Sanggau: Sinergitas Yang Baik Turunkan Jumlah Hotspot di Bumi Daranante

Dandim 1204/SGU, Letkol Arm I Gusti Agung Putu Sujarnawa

Penulis: Yuli Fitriyani

SANGGAU | SenentangNews.com- Sinergitas antara TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Sanggau sangat berperan baik dalam menangani permasalahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau.

Dandim 1204/SGU, Letkol Arm I Gusti Agung Putu Sujarnawa yang ditunjuk langsung oleh Bupati Sanggau sebagai Komandan Satgas Penanganan Karhutla Kabupaten Sanggau mengungkapkan pada awal Agustus lalu, jumlah hotspot ditempatnya meningkat sehingga pihaknya langsung mengambil langkah untuk mengantisipasi semakin meluasnya titik hotspot tersebut.

"Kami langsung turun ke lapangan selain untuk mengatasi hotspot kami juga memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa membakar hutan atau lahan untuk ladang berpindah sudah tak boleh lagi dilakukan. Dan sekarang titik hotspot sudah sangat jauh menurun itu artinya kesadaran dan kepedulian masyarakat mengenai bahaya Karhutla yang disampaikan oleh para tokoh masyarakat maupun adat telai baik," ujarnya ketika ditemui di Balai Prajurit Korem 121/Abw.

Ia juga mengatakan untuk pelaku kebakaran hutan dan lahan diamankan ke Polsek atau Polres setempat untuk diperiksa lebih lanjut apakah memenuhi kriteria pemeriksaan apakah ada indikasi melanggar hukum atau tidak.

"Siapapun dan seberapa banyak lahan yang terbakar, kita tetap membawa pelaku ke Polsek atau Polres setempat agar diselidiki lebih lanjut apakah memenuhi kriteria hukum yang berlaku. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada yang diproses hukum paling hanya wajib lapor saja karena memang belum memenuhi kriteria," jelasnya.

Ia juga mengatakan program cetak sawah sangat membantu dalam menangani permasalahan Karhutla di Kabupaten Sanggau. Terlebih lagi untuk program cetak sawah di Kabupaten Sanggau termasuk yang paling banyak di Kalimantan Barat yaitu seluas 4.800 hektare.

"Sanggau termasuk besar lahannya untuk cetak sawah yaitu 4.800 hektare dan awal Agustus sudah selesai tinggal menunggu tim penerima hasil pekerjaan dari Distanakan Kabupaten Sanggau yang saat ini mengecek hasil pekerjaannya," tukasnya.(*)