Pupuk Tali Persaudaraan, DPW Sintang Gelar Halal Bihalal

191

indexSINTANG | SenentangNews.com- Keluarga Besar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sintang menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Senin, (25/7).

Acara yang digelar selama sehari penuh tersebut dibuka Asisten Asisten Administrasi Umum Setda Sintang, Zulkarnaen serta dihadiri seluruh dharma wanita se kabupatan.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sintang Ny. Hj. Utin Rusmiati menyampaikan bahwa halal bihalal dilaksanakan untuk meningkatkan silaturahmi dan persatuan para istri Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemkab Sintang.

“Anggota Dharma Wanita Persatuan perlu bertemu dan saling memaafkan, selain itu halal bihalal yang digelar setiap tahunnya sangat baik sebagai ajang silahturahmi antara satu dengan yang lainnya,”katanya.

Sementara itu Zulkarnaen dalam sambutannya menyampaikan bahwa   Idul Fitri merupakan suatu perayaan kembali pada kesucian. artinya, kita kembali pada nilai kemanusiaan hakiki yang menghargai keberadaan dan keberagaman dalam bingkai kebersamaan.

“Maka, perayaan Idul Fitri merupakan momentum untuk kita menjadi manusia dan bangsa yang bermartabat dalam nilai-nilai kesucian, yang saling menghargai dan menghormati perbedaan sebagai rahmat tuhan yang maha kuasa,”kata Zulkarnaen.

Dalam perayaan Idul Fitri kata Zulkarnaen selalu dihiasi acara halal bihalal yang  membawa spirit untuk memperkokoh ikatan silaturahim di antara sesama.

“Saya meyakini bahwa bangsa kita akan menjadi semakin besar, kalau kita pandai memelihara tali silaturahim. saling bersalaman dan iklas memaafkan satu dnegan lainnya tampaknya sepele, tetapi di dalamnya memiliki nilai yang kuat untuk mengakuai keberadaan kita sebagai sesama manusia,” jelasnya.

Melalui momentuk halal bihalal tahun ini Zulkarnaen mengajak para Dharma wanita Persatuan Kabupaten Sintang untuk dapat meningkatkan kewaspadaan mengingat  pertengahan tahun 2016, memasuki  musim kemarau yang selalu diwarnai kekeringan yang menghambat produksi pertanian, terjadi krisis air bersih,  terputusnya jalur transportasi sungai serta kebakaran lahan dan hutan.

“Dalam kondisi sulit seperti ini, kita mesti semakin bersatu, bekerjasama dan mengadopsi ajaran agama. nilai dan moralitas agama akan membentuk kita sebagai pribadi yang baik, benar, tangguh, tidak putus asa, dan bermanfaat. termasuk menghayati perayaan idul fitri yang membawa semangat penyucian diri setelah melalui ibadah  puasa ramadhan,”pungkasnya (slh/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here