Sekilas Info

Hindari Rabies, Anjing Liar Harus Dieliminasi

Penulis: Yuli Fitriani

Editor:   Oktavianus Beny

ArSINTANG | SenentangNews.com- Untuk mengantisipasi jatuhnya korban yang diakibatkan oleh gigitan anjing yang mengidap rabies, Pemerintah Kabupaten Sintang harus lebih intensif dalam melakukan pengawasan terhadap sejumlah anjing liar yang ada di Kabupaten Sintang.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Terry Ibrahim, ia berharap status KLB yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Sintang jangan hanya sekedar status tetapi juga harus ada tindak nyata petugas di lapangan.

"Kita berterimakasih kepada pemerintah karena sudah menetapkan kasus rabies ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Tentu kami tak mau ini hanya jadi status saja tapi harus pada tindakan di lapangan. Pertama, harus mendata pemilik anjing-anjing itu, anjing apapun bentuknya yang ada di Kabupaten Sintang harus didata, bagi anjing yang tak punya tuan kami minta anjing itu dimusnahkan. Kita tidak boleh kecolongan lagi yang nantinya akan menimbulkan korban baru, cukup ini yang terakhir," ujarnya.

Terkait adanya penetapan KLB pada penyakit rabies, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Distanakan) Kabupaten Sintang siap melakukan eliminasi anjing-anjing liar terutama di ring satu seperti Kecamatan Sepauk dan Tempunak.

Kepala Distanakan Kabupaten Sintang, Arbudin Jauhari mengungkapkan pihak akan lebih intensif pengawasan anjing liar khususnya yang terletak di ring satu rawan penyebaran rabies yaitu di daerah Kecamatan Sungai Tebelian dan Kecamatan Tempunak.

"Dengan ditetapkan KLB pada penyakit rabies ini, kita juga sudah menerima surat edarannya maka kami dari Distanakan lebih mengintensifkan pengawasan di lapangan khususnya di ring satu. Untuk di daerah ring satu, sudah kita lakukan vaksinisasi secara menyeluruh tinggal dari masyarakat lagi yang memantaunya setiap hari. Untuk petugas eliminasi kita sudah siap khususnya untuk di ring satu," ucapnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/6).

Ia juga mengatakan ada empat kecamatan di Kabupaten Sintang yang relatif aman karena terpisah oleh sungai yakni kecamatan Ketungau Hulu, Ketungau Tengah, Kecamatan Ketungau Hilir serta  Kecamatan Binjai. Empat kecamatan di daerah perbatasan ini kami anggap masih aman.

"Untuk vaksin rabies yang ada di Distanakan stok cukup banyak karena kita dapat supporter dari Provinsi juga. Untuk daerah yang rawan memang di dua Kecamatan itu yaitu Kecamatan Sungai Tebelian dan Kecamatan Tempunak, sementara kecamatan yang lain juga menjadi pertimbangan. Untuk Kecamatan yang relatif aman yaitu Kecamatan Binjai, Kecamatan Ketungau Hilir, Kecamatan Ketungau Hulu dan Kecamatan Tengah karena keempat kecamatan ini terpisah oleh sungai," ucapnya.(red)