Sekilas Info

Gabungan Fraksi DPRD Sintang Sampaiakn Hasil Reses, Ini Dia Hasilnya

SINTANG | SenentangNews.com-DPRD Kabupaten Sintang secara resmi membuka sidang paripurna pada, Jumat (29/4) dengan agenda penyampaian hasil reses gabungan fraksi setelah masa reses pada triwulan pertama beberapa waktu yang lalu.Dalam sambutannya Jefray mengatakan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 27 tahun 2009 tentang susunan dan kedudukan anggota DPRD, maka setiap masa persidangan diwajibkan untuk melakukan reses. Artinya setiap anggota dewan wajib turun ke daerah pemilihan.

SINTANG | SenentangNews.com-DPRD Kabupaten Sintang secara resmi membuka sidang paripurna pada, Jumat (29/4) dengan agenda penyampaian hasil reses gabungan fraksi setelah masa reses pada triwulan pertama beberapa waktu yang lalu.

Rapat yang dilaksanakan di Gedung DPRD lantai 2 tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sintang Jefray Edward, didampingi dua wakilnya Sandan dan Tery Ibrahim serta Abdul Suyufryadi selaku Sekretaris Dewan (Sekwan) Sintang.

Dalam sambutannya Jefray mengatakan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 27 tahun 2009 tentang susunan dan kedudukan anggota DPRD, maka setiap masa persidangan diwajibkan untuk melakukan reses. Artinya setiap anggota dewan wajib turun ke daerah pemilihan.

“Penyerapan aspirasi atau reses juga merupakan tanggung jawab moral bagi anggota DPRD, di mana setiap anggota merupakan representasi dari masyarakat yang ada di daerah pemilihan tersebut. Sehingga menjadi keharusan bagi anggota dewan untuk memperjuangakan aspirasi dan harapan diberikan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, Kabupaten Sintang butuh perhatian pemerintah terlebih masih ditemukan berbagai masalah dan keluhan masyarakat. Seperti banjir yang masih menjadi ancaman warga, tingkat pengangguran usia produktif yang semakin tinggi hingga masalah listrik dan krisis air bersih di Sintang. “Ini semua perlu perhatian semua pihak. Sehingga kedepan usulan yang menjadi skala prioritas dapat terpenuhi,”katanya.

Dikatakan Politisi PDI Perjuangan ini laporan yang disampaikan setiap anggota DPRD  mempunyai peranan penting karena menjadi salah satu faktor pendukung bagi keberhasilan pencapaian informasi, keterangan, pemberitahuan atau dapat juga sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Laporan itu juga akan menjadi sarana komunikasi dan koordinasi dari pihak yang satu kepada pihak yang lainnya sehingga diperoleh informasi yang bermanfaat bagi perencanaan, pengendalian, pengawasan, penilaian, maupun pengambilan keputusan yang didasarkan pada penyedian data yang memiliki daya dukung yang kuat dan aktual,”jelasnya

Jalan Jembatan Masih Mendominasi

Sementara itu Fraksi PKIP melalui juru bicaranya Hardoyo dalam Rapat Paripurna hasil reses memaparkan, di Daerah Pemilihan (Dapil) V mayoritas warganya masih mengeluhkan lambannya pembangunan, baik berupa infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan warga. Diketahui pula, warga Kayan Hilir menggharapkan perhatian pada infrastruktur publik, dan pengoptimalan UPJJ Jalar kayan yang harus dimaksimalkan.

“Khusus untuk jalan Sungai Buaya menuju Sungai Garong dan dan jalan antar dusun dari dusun Neran Baya ke dusun Sungai Neran perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah. Selain itu adanya pembangunan SMA di desa Sungai Buaya juga tak luput dari usulan warga. Masyarakat sekitar beranggapan bahwa, dalam beberapa hal mereka tertinggal dengan desa lain,”papar Hardoyo.

Selain itu Lanjut Politisi Kayan ini menilai masalah infrastruktur jalan dan jembatan masih dominan dikeluhkan, terutama jalan poros penghubung Belonti Nanga Mau menuju Desa Nanga Lidau yang sampai saat ini masih sulit dilalui masyarakat setempat. Padahal lanjut Hardoyo Jalan tersebut adalah urat nadi perekonomian masyarakat.

“Saya berharap, melalui laporan kegiatan reses ini pemerintah Kabupaten bisa mendengar keluhan yang ada ditengah warga. Lalu segera diberikan tanggapan agar segera ditindaklanjuti,” kata Hardoyo seraya mengatakan di Desa Tuguk masyarakat mendambakan adanya pembangunan jembatan rangka baja,”tutupnya (bny)