Sekilas Info

Sintang Kedatangan Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak

SINTANG | SenentangNews.com-

SINTANG | SenentangNews.com-Sebanyak 30 mahasiswa IKIP PGRI Pontianak melakukan KKM-PPL di Kabupaten Sintang. Kedatangan mahasiwa tersebut di sambut bupati Sintang Milton Crosby M Si di Balai Praja, Sabtu (8/8).

Dalam sambutannya bupati Sintang Milton Crosby menekankan kepada mahasiswa untuk serius dalam menjalankan perkuliahan di Sintang. Peserta KKM-PPL yang langsung terjun kelapangan kata bupati untuk dapat bersosialisasi kepada masyarakat sekitar sesuai dengan penempatan masing-masing.

“Terpenting mereka mesti menerapkan ilmu di masing-masing jurusan yang telah dipelajari sebelumnya, secara khusus lagi pada sub agenda peningkatan kualitas pendidikan di Sintang, ” jelasnya.

Tak hanya itu, bupati mengingatkan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater IKIP PGRI Pontianak, terlebih saat berada di Sintang. Maksudnya, yakni benar-benar melakukan pengabdian di masyarakat dengan berbagai program kerja unggulan.

“Misalnya dengan membuat pembelajaran dengan sistem yang lebih efisien atau memiliki kualitas hasil yang baik, sehingga berimplikasi pada mutu pendidikan di Sintang,” sebutnya.

Ketua koordinator IKIP PGRI Pontianak, Rusdi mengatakan, KKN merupakan salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jadi, setiap mahasiswa sebelum mendapatkan ijazah, mesti menjalani proses tersebut. “Setelah dilihat potensinya, mahasiswa harus ikut dalam perencanaan pembangunan desa,” sebutnya.

Hal itu karena mahasiswa sudah mengenyam pendidikan beberapa tahun sebelum KKN. Jadi, itu merupakan saat yang tepat untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di setiap jurusan. Tanpa KKN, ditakutkan mahasiswa tidak siap terjun ke masyarakat.

“Mahasiswa KKN wajib ikut dalam penyusunan perencanaan pembangunan di setiap Kecamatan khususnya dalam dunia pendidikan,” tegasnya.

Seperti diketahui, masa mahasiswa KKN ini tersebar di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Sintang, Kecamatan Sungai tebelian, Kecamatan Ketungau tengah dan Kecamatan Kelam Permai. yang terdiri dari program studi penjaskes sebanyak 6 orang, bimbingan konseling 1 orang, PPKN 1 orang, program studi sejarah 6 orang, bahasa inggris 3 orang, fisika 2 orang, TIK 3 orang, geografi 5 orang, dan program studi matematika sebanyak 3 orang, dan hanya 1 Program studi yang tidak ada hadir di kabupaten Sintang yaitu program studi Bahasa Indonesia.

“para mahasiswa-mahasiswi ini akan di tempatkan, SMAN 1 Sintang sebanyak 6 orang, SMAN 2 Sintang 8 orang, SMPN 1 Sungai Tebelian 4 orang, SMA 1 Ketungau Tengah 8 orang, SMA 1 Kelam Permai 5 orang” jelas Rusdi. (slh/red)