Sekilas Info

Dihadiri Orang Nomor Satu Di Bumi Senentang, Gawai Dayak Seberuang Gurung Mali Berlangsung Meriah

SINTANG | SenentangNews.com-

SINTANG | SenentangNews.com-Bupati Sintang Milton Crosby M Si menghadiri acara gawai dayak masyarakat Sub Suku Dayak Seberuang yang mendiami Desa Gurung Mali Tempunak, Selasa (23/6).

Acara yang di tandai dengan pemukulan gong dan minum tuak pemali secara bersama-sama tersebu berlangsung sangat meriah di rumah betang Desa Gurun mali setelah orang nomor satu di bumi Senentang hadir di tengah-tengah masyarakat Tempunak.

Bupati Sintang dalam sambutannya merasa bangga bisa menghadiri gawai yang dilaaksanakan setahun sekali. Menurut bupati selain menghadiri gawai tersebut kunjungannyan ke Desa Gurung Mali juga melihat perkembangan perbaikan jalan yang sedang dikerjakan oleh Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Wilayah III.

“Saya bersyukur atas apa yang sudah diperoleh dan menyiapkan diri menghadapi musim tanam merupakan sebuah sikap yang baik. Untuk gawai sebagai bagian dari tradisi dan adat baik untuk dilestarikan. Inilah budaya kita yang sudah ada sejak nenek moyang kita dahulu yang sudah tahu bersyukur dan menyusun rencana untuk melaksanakan sesuatu,” katanya.

Menurut bupati dua periode ini melalui kegiatan budaya seperti gawai Dayak dapat menjadi sarana menggali potensi budaya adat yang selama ini hampir saja terlupakan.

“Banyak generasi muda kita yang mulai tidak mengetahui adat dan budayanya sendiri. Upaya menjaga dan melestarikan budaya tidak hanya memperingati kebudayaan tersebut acara semata tetapi juga bisa menurunkan apa yang sudah menjadi kebudayaan kepada anak cucu kita,”ujarnya.

Dihadapan masyarakat Sub Suku Dayak Seberuang, Bupati Sintang juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang pada Tahun 2015 ini sudah menganggarkan dana untuk membangun Rumah Betang Tampun Juah sebesar 6 Milyar.

Ketua Panitia Gawai Adat Dayak Seberuang Urbanus Nuh menyampaikan bahwa gawai ini merupakan tradisi nenek moyang yang terus di pertahankan.

“Gawai ini juga ajang bertemu keluarga-keluarga yang sudah tinggal diberbagai desa dan kecamatan. Kami juga bersyukur karena selama satu tahun kami bekerja diladang semua sehat dan memperoleh hasil yang memuaskan,”tukasnya (slh/red)