TNI Di Sintang Netral Dalam Pemilu 2014

458

tni

SINTANG – Komandan Korem 121/ABW Sintang Kolonel Inf Tiopan Aritonang mengatakan, TNI  netral dalam Pemilu. TNI juga siap mengamankan pemilu agar situasi menjelang dan selepas pemilihan tetap kondusif.

Menurut Danrem, tugas pokok TNI adalah mempertahankan keutuhan dan keamanan negara. Karena itu, TNI tidak boleh mendukung pihak tertentu yang ikut dalam kompetisi pemilu. Netralitas tersebut wajib dijunjung seluruh anggota TNI.

Dia menambahkan sanksi tegas bisa dijatuhkan kepada  anggota TNI jika  kedapatan terlibat politik praktis. Maka seluruh anggota, lanjut dia, diperingatkan mematuhi netralitas tersebut. Lantaran sikap demikian sudah tidak bisa ditawar tapi harus dijunjung tinggi.

“Tidak boleh TNI memihak. Hasil rapat pimpinan sudah jelas. TNI Netral dalam pemilu. Tugas pokok yang harus dijalankan. Bukan bantu dukung calon tertentu. Keberpihakan dengan mengabaikan netralitasi adalah pelanggaran,” kata Danrem.

Karena itu, Danrem berharap segenap pihak dapat menghormati  netralitas TNI. Memahaminya dengan tidak secara sengaja menarik anggota TNI untuk terlibat politik praktis. Meski sudah saling kenal sekalipun. Lantaran TNI wajib berada pada tugas pokoknya. Bukan menjadi alat politik pihak tertentu.

Danrem menambahkan netralitasi TNI itu merupakan bagian untuk mensukseskan pemilu.  Menjamin kebebasan para pemilih memberikan hak suara. Guna terlaksananya proses demokrasi dalam memilih wakil serta pemimpin. Karena itu, TNI berupaya penuh menjaga keamanan selama pelaksanaan pemilu berlangsung.

“Keamanan dan pertahanan merupakan tugas yang diemban TNI. Maka menjaga situasi agar kondusif adalah bagian andil TNI dalam pemilu. Perannya bukan ikut terlibat untuk dukung mendukung peserta pemilu. Tapi TNI juga butuh dukungan rakyat dalam menciptakan suasana aman. Terlebih menjelang dan selepas Pemilu,” tukasnya. (bny)