Sekilas Info

Desa Pakak Produksi Cabe 1 Ton/Hari

SINTANG I Senentang news.com- Tak banyak yang mengetahui keberadaan Desa Pakak yang terletak di Kecamatan Kayan Hilir Kabupaten Sintang, terkecuali para penjual cabe yang ada di sejumlah pasar.

Ya, Desa Pakak merupakan daerah penghasil cabe di Kabupaten Sintang. Hasil panennya pun tak tanggung-tanggung, lebih dari satu ton setiap harinya cabe yang di hasilkan di tanah Desa Pakak dinikmati seluruh masyarakat.

Bosio, warga asli Desa Pakak merupakan salah satu putra daerah Desa Pakak mengatakan hasil bumi dari desanya tersebut merupakan hasil bumi yang harus patut diapresiasikan oleh semua pihak karena tak banyak orang yang mengetahui letak desa tersebut, bahkan mendengar nama Desa itu pun sepertinya aneh.

"Desa Pakak, pernah mendengar nama desa itu? Pasti bingung, memang iya, tak banyak yang tahu padahal hasil dari daerah tersebut mungkin dinikmati setiap hari," ucapnya membuka cerita di ruang sidang DPRD Sintang, Kamis (8/1).

Ia mengungkapkan sedikitnya satu ton setiap harinya cabe yang merupakan hasil murni dari daerah Desa Pakak didistribusikan ke berbagai daerah.

"Lebih dari satu ton setiap harinya, hebatkan, ya dari cabelah warga disana bisa bertahan hidup bahkan mempunyai kehidupan yang lebih layak," ujarnya.

Ia menceritakan, tanaman cabe menjadi tanaman pokok warga dikarenakan hama belalang besar-besaran yang terjadi pada tahun 2005. Serangan belalang tersebut membuat daerah tersebut mengalami musim paceklik. Warga setempat tak ingin berputus asa, dengan sedikit ilmu yang dimiliki, warga pun mencoba untuk menanam cabe yang kini telah menjadi pendapatan utama warga setempat.

"Dari menanam cabe, warga bertahan hidup. Bahkan, sejak tahun 2005 pemuda pemudi dari desa tersebut bisa mengenyam pendidikan yang lebih layak seperti melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi," jelasnya.

Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian ke desa Pakak agar hasil daerah tersebut semakin meningkat.

"Hingga saat ini, setahu saya belum ada bantuan dari pemerintah jika pun ada masih belum maksimal," tukasnya.(uli)