Sekilas Info

PT Kencana Alam Permai Terima CSR Award Kategori Infrastruktur

Momen Saat Imanuel Tibian yang Mewakili PT Kencana Alam Permai Menerima Penghargaan CSR Award dari Bupati Sintang Jarot Winarno.

SINTANG | SenentangNews.com – Imanuel Tibian yang mewakili PT Kencana Alam Permai (KAP) mengapresiasi acara Malam Penganugerahan Tanggungjawab Sosial Perusahaan/Corporate Social Responsibility (CSR) Awards pada 9 Desember 2022 di Pendopo Bupati Sintang.

Menurut pimpinan PT KAP ini, Jumat (8/12/2022) malam, agenda tersebut merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mendorong dan terus memacu agar semua perusahaan bersungguh-sungguh dalam berkontribusi kepada daerah khususnya kepada masyarakat di sekitar kegiatan perusahaannya. Ini sesuai dengan Pasal 22 Peraturan Bupati Sintang No 54 Tahun 2016 tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP).

“Diantara sejumlah perusahaan yang menerima penghargaan serta dari sejumlah kategori yang ada, PT KAP menjadi salah satu perusahaan yang mendapat penghargaan dalam Kategori Infrastruktur. Ini belum termasuk untuk pembangunan jembatan rangka baja di ruas jalan antara desa Riam Kempadik dan Temanang desa Sekubang kecamatan Sepauk,” terang Imanuel.

Masih menurut Imanuel, acara ini dipimpin langsung oleh Bupati Sintang Jarot Winarno disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, diantaranya Ketua Bappeda Sintang Kartiyus dan Kepala Dinas Perindusterian Perdagangan Koperasi, UKM Arbudin serta sejumlah pejabat lainnya.

Sebagai catatan, PT KAP adalah salah satu perusahaan yang bernaung di PT Duta Satya Nusantara (DSN) Group bersama empat perusahaan lainnya, yakni PT. Prima Sawit Andalan, PT. Dharma Persada Sejahtera, PT. Agro Andalan dan PT. Mita Nusa Sarana.

Ketua Bappeda Sintang Kartiyus saat dihubungi menjelaskan, ada 12 kategori penghargaan untuk CSR Awards ini. Antara lain, infrastruktur, Pendidikan, kesehatan, keagamaan, sosial budaya, olah raga, ekonomi kerakyatan, lingkungan, infrastruktur pendukung listrik, pencegahan penyalahgunaan dan peedaran gelap narkoba, penurunan pravalensi stunting, dan penanggulangan bencana banjir.

"Yang dimaksud dengan infrastruktur pendukung listrik adalah listrik desa," terang Kartiyus.

Masih menurutnya, khusus untuk pembangunan jembatan rangka baja di sungai Ketungau oleh PT DAP HPI di Seguntang bentang 85 Meter dan di Sepauk oleh PT KAP bentang 45 Meter, akan menjadi perhitungan tahun depan karena jembatannya belum selesai atau baru mulai dibangun.

“Jika dua perusahaan tersebut mendapat penghargaan kategori infrastruktur, berarti di luar pembangunan jembatan baja yang belum rampung tersebut ada banyak CSR infrastruktur lain yang telah dilakukannya,” pungkas Kartiyus.

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas
error: Content is protected !!