Sekilas Info

Kusnadi Kembali Desak Pemkab Bangun Jembatan Rangka Baja di Bernayau

Juru Bicara Fraksi PKB Kusnadi

SINTANG | SenentangNews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi kembali mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang untuk pembangunan jembatan rangka baja Sungai Butu Km. 58 Kayu Lapis di Desa Bernayau, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.

“Kondisinya sudah sangat memperihatinkan sehingga butuh tanggapan pemerintah secepatnya bukan hanya wacana atau rencana namun aksi nyata,” kata kusnadi saat membacakan pandangan umum fraksi PKB terhadap penyampaian atas Nota Keuangan dan Raperda Kabupaten Sintang tentang perubahan APBD tahun anggaran 2022 belum lama ini.

Kusnadi mengungkapkan keberadaan jembatan tersebut sangat diperlukan mengingat ada beberapa desa yaitu Desa Nanga Pari, Desa Sungai Segak, Desa Sungai Lepat dan Desa Temawang Bulai yang akan terdampak positif dari adanya pembangunan jembatan tersebut baik dari segi ekonomi, pendidikan maupun kesehatan dan lini kehidupan lainnya.

“Masyarakat disana membutuhkan solusi yang cepat dan tepat untuk menanggungi hal ini mengingat jembatan tersebut merupakan infrastruktur vital yang menghubungkan beberapa desa,” katanya.

Politisi dari Partai PKB ini berharap Pemerintah Kabupaten Sintang dapat segera melakukan tindakan tidak hanya sekedar survey yang tidak ada tindak lanjutnya. Hal itu dikarenakan pihaknya kerap kali menanyakan hal tersebut namun tidak ada respon positif dari pemerintah mengenai hal ini.

“Jika infrastruktur jembatan baik, maka ada banyak dampak positif yang dirasakan masyarakat baik itu dari segi ekonomi, kesehatan maupun pendidikan. Ini yang harus dilihat dan dipedulikan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, anggota dewan dua periode ini juga meminta penjelasan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang mengenai pekerjaan perawatan ruas jalan dari Km. 53 menuju Km. 62 Nanga Pari.

“Karna tidak berkelanjutan, maka kami bingung apakah itu UPJJ atau aspirasi. Mohon penjelasan dari Pemerintah Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengungkapkan mengenai jembatan Bernayau pihaknya akan melakukan perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan teknis dan anggaran kedepan.

“Kalau untuk jalan dari Km. 53 ke Km. 62 Nanga Pari itu adalah kegiatan UPJJ yang telah dilaksakanan pada Tahun Anggaran 2022 namun belum dapat dilanjutkan karena keterbatasan sumber daya,” pungkasnya.

Penulis: Oktavianus Beny
error: Content is protected !!