Sekilas Info

Dua Tahun Terhalang Pandemi, Tahun 2022 Ini Ada Kuota 150 Bea Siswa

Sejak 2011 Keling Kumang Telah Salurkan Beasiswa diatas 1.000 Siswa/Mahasiswa

Para Aktivis Penerima Bea Siswa Tahun 2021.

SINTANG | SenentangNews.com – Sejak tahun 2016 Gerakan Credit Union Keling Kumang (GCUKK) secara bertahap telah menyerahkan bea siswa kepada siswa SMA/SMK sebanyak 321 orang. Ini tentu bukan pekerjaan kecil.

Kenangan Saat Siswa SMK KK Terima Bea Siswa.

Bea siswa untuk tingkat SMK setelah ada SMK Keling Kumang baru dimulai pada tahun 2016. Tercatat data beberapa kali penyaluran bea siswa SMA/SMK secara bergelombang dalam beberapa tahun, antara lain kepada 50 orang, 45 orang, 46 orang kemudian yang terbanyak adalah pada bulan Agustus 2017 yakni sebanyak 180 orang. Jumlah seluruhnya 321 orang.

Bea Siswa untuk Perguruan Tinggi, sudah dimulai pada tahun 2011. Sejak tahun 2011 hingga hingga tahun 2015 Gerakan CUKK sudah memberikan bea siswa untuk tingkat SMA (Sebelum ada SMK Keling Kumang) dan Perguruan Tinggi sebanyak 544 orang.

Semuanya bea siswa diberikan kepada anak-anak para anggota KSP CU Keling Kumang. Prosesnya, pengumuman terbuka kepada anggota di seluruh branch office KSP CU Keling Kumang, daftar di seluruh branch office, kemudian dilakukan seleksi. Untuk seleksi GCUKK memiliki pola dan kriteria tersendiri yang telah baku.

Saat itu ada sejumlah program yang dibuat oleh Gerakan CUKK ini, mulai dari Borneo Smart Campaign (BSC) bekerjasama dengan Good Return dan Solidaridad, serta program Keling Kumang Scholarship. Pada awalnya GCUKK bermitra dengan Good Return dan the David & Lucile Pacard Foundation, beberapa tahun kemudian juga bermitra dengan Solidaridad.

“Setelah terhalang oleh Pandemi Covid-19 selama dua tahun, untuk tahun 2022 ini telah dipersiapkan kuota bea siswa sebanyak 150 orang. Rinciannya, 100 orang untuk SMA/SMK dan 50 orang untuk ke perguruan tinggi, dan sekarang prosesnya telah selesai,” terang Chief Execitive Officer (CEO) KSP CU Keling Kumang, Valentinus yang juga ex officio CEO Gerakan CUKK, Senin (16/8/2022).

Namun menurut keterangan dari Marketing, Public Relation, Research and Development Departement G CUKK, sayangnya dari jumlah kuota 150 hanya ada 130 orang yang mendaftar.

Data Bea Siswa Untuk Para Aktivis Gerakan CUKK

Setiap aktivis harus terus ditingkatkan pengetahuannya. Mereka harus menjalankan system yang juga terus ditingkatkan. Menyadari itu Gerakan CUKK memberikan bea siswa kepada para aktivisnya. Sebelum Yayasan Pendidikan Keling Kumang (YPKK) memiliki Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK), Gerakan UKK telah mengirimkan para aktivisnya ke sejumlah perguruan tinggi.

Data yang diperoleh dari Human Resources Management (HRM) Gerakan CUKK, bea siswa untuk aktivis ke perguruan tinggi di tahun 2011 sebanyak 73 orang, tahun 2014 sebanyak 4 orang, tahun 2016 sebanyak 8 orang, tahun 2017 sebanyak 18 orang dan di tahun 2021 sebanyak 57 orang. Seluruhnya berjumlah 160 orang.

Bagi KSP CUKK para aktivisnya adalah aset penting yang harus ditingkatkan pengetahuannya. Mereka harus mengadapi era digitalisasi dan harus menjalankan system yang terus-menerus ditingkatkan. Dan muaranya adalah terwujudnya peningkatan pelayanan terhadap anggota.

“Dalam menghadapi revolusi Four Zero Point saat ini serta semakin kompleknya tantangan kedepan, peningkatan sumber daya manusia di lembaga ini menjadi keharusan yang tidak boleh ditunda,” pungkas Valentinus.

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas
error: Content is protected !!