Sekilas Info

Ronny: Infrastruktur Sintang Masih di Bawah Kata Cukup

Florensius Ronny

SINTANG | SenentangNews.com – Kondisi infrastruktur di Bumi Senentang masih memprihatinkan dan masih dikatakan tertinggal. Hal tersebut terjadi karena minimnya postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny mengungkapkan minimnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sintang menjadi salah satu alasan mengapa kondisi infrastruktur di Bumi Senentang masih dalam kategori tertinggal.

“Selain itu, letak geografis, luas wilayah, ruas jalan yang memang begitu besar juga membuat kondisi infrastruktur di Kabupaten Sintang sampai hari ini bisa dikatakan masih dibawah kata cukup,” tuturnya.

Politisi Nasdem ini menyampaikan sejak tiga tahun terakhir APBD Sintang minim. Terlebih lagi dengan adanya COVID-19 sehingga membuat anggaran menjadi lebih sedikit dan lebih digunakan untuk mengantisipasi dan menanbggulangi COVID-19 di Kabupaten Sintang
.
“Tahun 2022, Kabupaten Sintang mendapatkan 1.1 Triliun namun terbagi menjadi dalam beberapa post, seperti gaji honor, BPJS, untuk kesehatan dan pendidikan. Ada sekitar 100 miliar rupiah namun dibagi ke OPD untuk melakukan hal yang krusial terebih dahulu,” ucapnya.

Ketua dewan termuda seluruh indonesia ini juga mengatakan bahwa pihaknya selalu mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk penambahan anggaran dan sehingga infrastruktur di Kabupaten Sintang dapat lebih meningkat lagi ke depannya.

“Kita juga selalu berkomunikasi baik dengan Pemerintah Provinsi karena ada beberapa ruas di Kabupaten Sintang yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi bisa cepat ditangani demi kesejahtraan masyarakat,” katanya.

Untuk itu Ronny berharap adanya dukungan dari Pemerintah Pusat mengenai penambahan anggaran untuk Kabupaten Sintang dalam upaya percepatan peningkatan infrastruktur yang selama ini masih tertinggal karena kemampuan anggaran daerah yang masih minim.

“Harapan kita tentu ada tambahan anggaran. Kalau dengan anggaran seperti sekarang tentu akan sulit dan memakan waktu yang cukup lama untuk melakukan perbaikan dan peningkatan infrastruktur,” pungkasnya.

Penulis: Oktavianus Beny
error: Content is protected !!