Sekilas Info

Petani Swadaya Jadi Punya Nilai Tawar

Pentingnya Petani Swadaya Kantongi Sertifikat RSPO

Sertifikat RSPO APKS-KK.

SEKADAU | SenentangNews.com - Perjuangan selama lima tahun memacu pengendalian mutu kebun serta kerja keras memenuhi semua persyaratan, akhirnya Asosiasi Petani Kelapa Sawit Keling Kumang (APKS-KK), telah memperoleh sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Masa berlakunya sertifikat mulai tanggal. 24 Februari 2022 hingga tanggal. 23 Februari 2027 atau selama lima tahun, namun ada audit berkala dan monitoring tahunan. APKS-KK adalah RSPO Membership Number 1-0325 – 21- 000-00 yang telah berhasil membina 501 petani swadaya yang berhimpun dalam 22 buah Kelompok Tani (Poktan) dengan luas lahan 771,79 hektar.

Sertifikat bergengsi bernomor 8-0082-08-100-00 tersebut, telah diserahkan secara seremonial oleh Bupati Sekadau Aron, pada 25 Juni 2022 di kantor pusat KSP CU Keling Kumang di Tapang Sambas.

Nama-nama dari 501 petani ini pun, orang per orang tercantum secara detil pada lampiran sertifikat. Ada sebanyak 39 halaman lampiran yang memuat semua nama-nama petani.

Yasintus Lukas (keempat dari kiri) di Kebun Milikya Yang Bersertifikat RSPO.

Contohnya nama Yasintus Lukas, ada data koordinat Latitude dan Longitude lahan kebunnya, berapa luas kebunnya, data analisis faktor dari fresh fruit bunch (FFB), serta data tanggal kapan mulai bergabung. Dengan data seperti ini, akan mudah ditelusuri saat dilakukan audit tahunan dan monitoring berkala.

Daftar 22 Kelompok Tani (Poktan) yang dibina APKS-KK terdiri dari; Poktan Sungai Putih, Poktan Usaha Bersama, Poktan Usaha Keras, Poktan Maju Bersama I, Poktan Maju Bersama II, Poktan Ngelai Tujuh, Poktan Sahabat Pengawan, Poktan Entada Jaya, Poktan Gerekorakyt, dan Poktan Coba Mandiri,

Kemudian juga Poktan Berkat Usaha, Poktan Bepekaek Besamo, Poktan Berkat Bersama, Poktan Jaya Mandiri, Poktan Kerja Bersama, Poktan Lubuk Panjang, Poktan Lajang, Poktan Semangat Baru Gonis Butun, Poktan Sejahtera Bersama, Poktan Semangat Baru Gonis Butun, Poktan Suak Kedumpai Bersatu.

Semua Poktan ini berada di wilayah empat buah desa di kecamatan Sekadau Hilir kabupaten Sekadau provinsi Kalimantan Barat, yaitu desa Gonis Tokam, desa Tapang Semadak, desa Bokak Sebumbun dan desa Engkeresik.

Dalam mendampingi petani swadaya binaannya, APKS-KK bermitra dengan Solidaridad Indonesia, khususnya dalam hal pendampingan petani. Namun sebelum SPKS-KK didirikan pada tahun 2015, cikal bakal SPKS-KK telah berpartner dengan Good Return yang juga mitra Solidaridad, dan sejak tahun 2012-2013 telah membina para petani swadaya dengan kegiatan Sekolah Lapang.

Menurut Sekretaris Jenderal APKS-KK Antonis Anyu, tidak mudah untuk mendapat sertifikat RSPO, bahkan masih banyak perusahaan perkebunan yang belum memiliki sertifikat ini. Sertifikat RSPO bukan sekedar pajangan, namun ada sejumlah beban tanggungjawab dan kewajiban yang melekat bagi petani yang harus terus-menerus dilakukan. Karena akan ada audit per tahun dan jangan sampai ada temuan.

Kedepan, APKS-KK harus sudah memiliki sertifikat Indonesian Sustainabel Palm Oil (ISPO), dan Antonius Anyu yakin tahun depan sudah memperoleh sertifikat tersebut.

APKS-KK adalah salah satu unit hasil spin-off Gerakan CU Keling Kumang (GCUKK), yang dalam perkembangannya kemudian APKS-KK berada dalam lingkup koperasi produsen Keling Kumang Agro (KKA).

Manager KKA Itoi Thomas Aquino saat ditemui di acara penyerahan sertifikat menerangkan pentingnya sertifikat RSPO. Biasanya yang namanya Kelompok Tani swadaya tidak punya kekuatan serta rentan untuk tidak dihiraukan. Dengan telah mengantongi sertifikat RSPO, Kelompok Tani jadi memiliki nilai tawar yang tinggi

“Dalam persaingan di pasar pun, pemilik sertifikat RSPO akan sanggup berkompetisi dengan yang lainnya termasuk dalam menghadapi isu global tentang lingkungan,” pungkas Itoi.

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas
error: Content is protected !!