Sekilas Info

Bupati Sekadau Akan Serahkan Sertifikat RSPO Kepada 501 Petani Mandiri APKS-KK

Itoi Thomas Aquino, Manager Keling Kumang Agro.

SEKADAU | SenentangNews.com - Tidak mudah untuk mendapat sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) apalagi untuk kelompok petani mandiri. Bahkan di Kalimantan Barat ini banyak perusahaan perkebunan yang sampai saat ini belum memiliki sertifikat ini.

Satu hal lagi yang harus dipandang penting, yaitu dengan memperoleh sertifikat RSPO berarti lahan kebun petani bukan lahan yang masih dalam sengketa. Karena data kepemilikan lahan yang ada harus berupa dokumen sah yang diterbitkan institusi terkait.

Ini hasil kerja keras APKS-KK dan Solidaridad Indonesia serta berkat keseriusan para petani swadaya yang selama bertahun-tahun dibinanya.

Sertifikat RSPO bukan sekedar pajangan, ada sejumlah beban dan tanggungjawab serta kewajiban para petani yang harus secara terus-menerus dilakukan.

Sertifikat RSPO Untuk APKS-KK

Sertifikat bergengsi tersebut, akan diserahkan oleh Bupati Sekadau, Aron, kepada 501 orang petani mandiri binaan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Keling Kumang (APKS-KK) dan Solidaridad Indonesia. Kegiatannya akan digelar di kantor pusat KSP CU Keling Kumang di Tapang Sambas pada Sabtu tanggal. 25 Juni nanti.

Menurut penuturan Manager Keling Kumang Agro (KKA) yang menaungi APKS-KK Itoi Thomas Aquino, Sekretaris Jenderal APKS-KK Antonius Anyu sangat berperan selama lima tahun bersama Solidaridad berjuang untuk para petaninya agar memperoleh sertifikat ini.

Peristiwa penyerahan sertifikat ini akan menjadi sebuah peristiwa kolosalll, karena akan dihadiri oleh ratusan orang. Para undangannya yang dibuat oleh Bupati Sekadau mencakup para Kepala Bidang di sejumlah OPD Pemerintah Kabupaten Sekadau. Kemudian para Kepala Desa, Camat, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sekadau.

Turut diundang juga Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI) dan Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Menariknya, Ada tiga perusahaan perkebunan di wilayah kabupaten Sekadau yang juga turut diundang.

Belum lagi dari semua unit-unit dalam gerakan CU Keling Kumang. Mereka ini akan berada dibarisan tuan rumah.

"Oleh sebab itu, meski para petani APKS-KK jumlah seluruhnya ada 501 orang hanya 120 orang yang diundang untuk mewakili petani lainnya,” tutur Thomas Aquino, Kamis (23/6/2022).

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas