Sekilas Info

Musim Pancaroba, Kusnadi Ingatkan Masyarakat Jaga Imun

Kusnadi

SINTANG | SenentangNews.com- Musim pancaroba atau musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau sudah mulai dirasakan masyarakat Bumi Senentang. Bahkan tak sedikit, masyarakat mengalami beberapa penyakit khas yang kerap terjadi pada musim pancaroba tersebut.

Untuk itu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi meminta kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri maupun lingkungan di sekitar agar tidak mudah terserang penyakit.

“Pada musim pancaroba seperti ini, akan banyak penyakit yang timbul. Ini yang harus diantisipasi jangan sampai menjadi sakit dan tidak bisa beraktivitas secara maksimal,” ucapnya, Jumat (17/6/2022).

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kekebalan tubuh dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta memenuhi standar minimal konsumsi air putih.

“Vitamin juga perlu, menjaga kekebalan tubuh di musim seperti ini,” ujarnya.

Politisi PKB ini juga berharap pemerintah melalui instansi terkait dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara menghindari penyakit yang kerap timbul pada musim pancaroba seperti saat ini.

“Tidak semua masyarakat paham, perlu ada sosialisasi terus agar kualitas masyarakat terus terjaga. Bisa melalui radio, media elektronik atau media sosial,” ungkapnya.

Ciri-ciri musim pancaroba adalah terjadi fenomena alam yang fluktuatif dan tidak menentu, seperti hujan deras yang tiba-tiba disertai angin kencang bahkan fenomena hujan es. Risiko terserang penyakit dan penurunan daya tahan tubuh ini meningkat akibat faktor lingkungan yang ekstrem, seperti kelembapan udara yang sangat kering, cuaca dengan suhu tiba-tiba menurun, dan paparan perubahan temperatur di lingkungan.

“Salah satu penyakit yang membahayakan dan kerap timbul pada musim pancaroba seperti ini adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini sangat rentan menyerang bayi hingga lanjut usia, resiko tertinggi terserang penyakit DBD adalah terjadinya kecacatan hingga kematian,”pungkasnya.