Sekilas Info

Rosinta: Borax dan Formalin Sama Menakutkan Dengan Penyalahgunaan Narkoba

Rosinta, Anggota DPRD Sintang.

SINTANG | SenentangNews.com – “Masih banyak yang sama meresahkan dan menakutkannya dengan penyalahgunaan narkotika, diantaranya adalah peredaran dan penyalahgunaan Borax dan Formalin,” Begitu dikatakan anggota DPRD Kabupaten Sintang, Rosinta, Jumat (18/6/2022) di Sintang.

Menurut politisi dari Partai Nasional Demokrat ini, kalau penyalahgunaan dan peredaran narkotika kerap berhasil dideteksi dan ditelusuri oleh aparat penegak hukum. Namun siapa yang setiap saat akan mengawasi penggunaan kedua bahan pengawet berbahaya tersebut, khususnya pada bahan makanan basah dan masih mentah.

Untuk makanan produk pabrikan dalam negeri, sudah ada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun untuk makanan pabrikan dan produk home industry dari luar negeri yang masuk melalui perbatasan, biasanya tidak memiliki label halal dan belum bersertifikat BPOM.

“Untuk jenis yang datang dari negeri jiran ini, giliran Bidang Perlindungan Konsumen yang ada di Organisasi Perangkat Daerah yang harus pro aktif lakukan inspeksi dan pengawasan,” kata Rosinta.

Rosinta juga mengingatkan, yang tak kalah pentingnya adalah pengawasan hasil home industry setempat berupa bahan makanan basah siap olah, baik yang berbahan pokok nabati maupun hewani. Sebab ini yang terbanyak dan setiap hari beredar di pasar.

“Saya juga seorang ibu rumah tangga yang memiliki keluarga, yang pasti punya kekhawatiran terhadap kedua bahan pengawet berbahaya tersebut. Kita tidak pernah tahu, berapa miligram per waktu tertentu perut kita ini dijejali bahan berbahaya tersebut,” kata Rosinta.

Dirinya berpendapat pihak pemerintah khususnya melalui instansi terkait, jangan bosan-bosan untuk mengawasi hal ini. Pengawasan ini sebetulnya merupakan perlindungan bagi konsumen dan juga perlindungan bagi pihak produsen itu sendiri, karena berarti produsen dan para pengecer menjual barang yang aman.

“Dengan begitu pihak produsen home industry dan para pengecernya dapat terus berdagang secara berkelanjutan, karena mereka menjual bahan makanan yang tidak dicampur bahan yang dilarang,” tutur wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sintang ini.

Diakhir perbincangan, anggota Komisi C di DPRD Kabupaten Sintang ini berharap hal ini dapat menjadi perhatian serius. Dirinya mendukung penuh semua program dan kegiatan pemerintah dalam melindungi kesehatan warganya.

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas