Sekilas Info

Dari Sekadau Untuk Bangsa

Bupati Sekadau Letakan Batu Pertama Gedung Rektorat ITKK

Bupati Sekadau Saat Meletakan Batu Pertama Gedung Rektorat ITKK Sekadau Yang Diawali Dengan Pemberkatan Oleh Pastor.

SEKADAU | SenentangNews.com – Lahirnya Yayasan Pendidikan Keling Kumang (YPKK) pada tahun 2007, dilatar belakangi oleh keprihatinan atas kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi ribuan anak anggota Credit Union Keling Kumang (CUKK) di pedalaman.

Institut Teknologi Keling Kumang.

Riwayat Panjang Berdirinya Institut Teknologi Keling Kumang

Setelah di tahun 2015 YPKK sukses mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan Keling Kumang (SMK-KK), pada tahun 2016 digagas untuk mendirikan Perguruan Tinggi. Target jangka panjangnya adalah satu keluarga satu sarjana. Seminar perdana dan Lokakarya pun digelar selama dua hari pada Juni 2016.

Seminar pertama tersebut menghadirkan para pemateri, antara lain Bupati Sekadau Rupinus; Pengamat dan Peneliti Pendidikan, Bio Indra Charismiadji; Magister Filsafat (Ahli tiga bahasa asing) dan Dosen STFT Widya Sasana Malang, Valentinus Saeng; Doctor of Philosophy (Ph.D) Anthropological Culture jebolan The Malaysia National University, Kristianus Atok; dan seorang jebolan Universitas Urbaaiana Roma, Richardus Riadi.

Untuk hal kurikulum, statuta, sistim pengendalian mutu internal berdasarkan Borang AIPT, SBMPT, SNPT, dan KKNI, digarap oleh dua orang Dosen dari Surya University Masri Sareb dan Gumilar. Dan sebagai pengumpan balik, seorang Magister Teknik dari Politeknik Negeri Pontianak, Dominikus Baen.

Setelah perjuangan panjang selama empat tahun, akhirnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menerbitkan Surat Keputusan (SK) No. 720/M/2020 tanggal 5 Agustus 2020 tentang Izin Pendirian Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK) di Kabupaten Sekadau Provinsi Kalimantan Barat.

Muncul rintangan lain. Menjelang dilakukan Visitasi Lapangan, tiba-tiba pada bulan Maret 2020 Pandemi Covid-19 melanda Indonesia termasuk di Kalimantan Barat. Sehingga Visitasi pun harus dilaksanakan secara virtual yaitu pada tangal 23 Juni 2020.

Dengan motto Nulli Secundus Gentis Educandis, ITKK diresmikan pada bulan Juli 2021 dan operasionalnya dimulai pada tahun akademik 2021. ITKK memiliki tiga Program Studi (Prodi) S1, terdiri dari Agro Teknologi, Kewirausahaan, dan Rekayasa Komputer.

Tentang fasilitas belajar-mengajar untuk sementara masih menggunakan bekas SMK-KK. Di sini ada enam ruang belajar, tiga ruang Dosen, ruang Kepala Prodi, ruang Rektor dan ruang pertemuan.

Peletakan Batu Pertama Gedung Rektorat ITKK

Tanggal. 20 Mei 2022 menjadi hari bersejarah bukan hanya bagi ITKK Sekadau, juga bagi kabupaten Sekadau. Pada hari itu pembangunan Gedung Rektorat ITKK telah dimulai, ditandai dengan dilakukannya peletakan batu pertama oleh Bupati Sekadau Aron.

Dalam acara tersebut Rektor ITKK Stefanus Masiun melaporkan, bahwa sebetulnya ini program untuk tahun 2024. Namun dengan pertimbangan untuk persiapan re-akreditasi, pembangunan gedung rektorat ini dimulai di tahun kedua ITKK.

Kampus ini terletak di Km 4 jalan raya Sekadau-Sintang. Gedung yang dibangun diatas lahan seluas ini lima Hektar ini luasnya 23 x 48 M2, terdiri dari tiga lantai yaitu basement untuk perkantoran, ruang rektor, wakil rektor, dosen dan pelayanan administrasi, lantai satu untuk perkuliahan dan lantai dua untuk ruang pertemuan.

Masa pembangunannya diperkirakan setahun setengah, harapannya Desember 2023 sudah selesai dan awal tahun 2024 ITKK sudah pindah ke gedung ini. Pertengahan tahun 2024 ITKK akan re-akreditasi. Dan salah satu persyaratan penting dalam akreditasi adalah ketersediaan sarana prasarana.

“Harapannya pada tahun 2025 saat ITKK wisuda pertama, ITKK telah terakreditasi lebih baik, minimal akreditasi B,” kata Masiun dihadapan Bupati dan semua undangan yang hadir

Masih menurut Masiun, acara ini sengaja dilaksanakan tanggal. 20 Mei bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional untuk diambil spiritnya agar ITKK terus tumbuh dan berkembang.

Di kesempatan yang sama Ketua YPKK Redemtus Musa turut melaporkan berbagai hal terkait dengan berdirinya ITKK. Yang menurutnya merupakan legasi dari para pendiri Keling Kumang.

Diawali dengan menyampaikan apresiasi dan dukungan, Bupati Sekadau dalam sambutannya mengatakan, bahwa hari ini adalah moment bersejarah bagi kabupaten Sekadau dan bagi ITKK.

Aron merasa yakin ITKK kedepan semakin berkembang. Karena YPKK bukan hanya mulai membangun kampus ITKK, namun sebelumnya telah membangun SMK-KK yang jumlah siswa-siswinya luar biasa banyak.

Jika 30-40 persen saja tamatan SMK-KK kuliah di ITKK jumlahnya akan luar biasa. Ini akan berdampak positif bagi pemerintah kabupaten Sekadau, sebagaimana diketahui bersama IPM kabupaten Sekadau hanya berada pada posisi 64 persen. Salah satu indikator IPM adalah terkait pendidikan sumber daya manusianya.

“Hampir setiap kegiatan ke kampung kampung, saya selalu menyampaikan agar kuliah di ITKK. Artinya saya telah mendahului mensosialisasikan ITKK. Enggannya orang tua mengkuliahkan anaknya di luar Sekadau, angka anak putus sekolah semakin banyak. Dengan adanya ITKK saya berharap banyak yang tertarik lagi untuk berkuliah,” kata Aron.

Masih secara panjang lebar Bupati Sekadau ini menaruh harapan dengan hadirnya ITKK. Betapa di kota kecil hasil pemekaran ini akan ada kampus perguruan tinggi.

Selain Bupati dan Forkopimda, hadir dalam acara ini sejumlah pimpinan OPD dan Camat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sekadau. Turut hadir para pengurus dan manajemen YPKK, CEO KSP CU Keling Kumang Valentinus disertai para deputy Itoi Thomas Aquino, Hilarius Gimawan dan Paulus Miki serta para pimpinan unit Gerakan CU Keling Kumang.

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas