Sekilas Info

Pastikan Stok Aman, Kapolres Sintang Tinjau Ketersediaan Migor

Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdinan saat mengecek ketersediaan Migor di beberapa toko di Kabupaten Sintang, Rabu (23/3/2022)

SINTANG I SenentangNews.com- Stok Penjualan minyak goreng di bumi Senentang hingga kini masih kosong di pasaran. Padahal pemerintah sudah mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan dengan sesuai harga pasar sejak 16 Maret 2022 lalu.

Ketersediaan minyak goreng curah yang ditetapkan pemerintah dengan HET Rp 14 ribu per liter juga tidak langsung tersedia cukup di pasar tradisional di Sintang.

Menurut salah satu pemilik toko Holiday Wandi mengatakan minyak goreng curah kosong. Lapak-lapak yang biasanya memajang minyak curah juga tampak tidak tersedia seperti hari-hari biasanya.

"Minyak goreng kosong pak, yang kami jual saat ini hanya minyak goreng kemasan itupun relatif terbatas dan harganya mahal"katanya.

Jimi mengaku sejak tiga hari lalu pihaknya hanya menjual minyak goreng dalam kemasan yang harganya masih sangat mahal.

"Stok kita kosong, itu memang dari agennya kita tidak kebagian. Kalau pun stoknya ada itu dipastikan mahal makanya kami tidak mau,"kata Jimi.

Belum stabilnya pasokan minyak goreng di Sintang menjadi perhatian serius Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdinan dan jajarannya beserta instansi terkait saat meninjau toko intan Market dan toko Holiday. Tinjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan minyak goreng yang dijual di pasaran aman.

"Dari hasil pantauan kita di dua toko di Sintang, memang stok minyak goreng di Sintang ini masih sangat terbatas,"kata Kapolres, Rabu (23/3/2022).

Selain mengecek stok ketersediaan Minyak Goreng Kapolres juga menanyakan harga dipasaran untuk minyak goreng kemasan 1 liter dan kasan 2 liter.

"Saat ini harga minyak goreng masih relatif tinggi dengan kisaran harga 2 liternya mencapai 50 ribu,"katanya.

Pengecekan langsung ketersediaan dan harga minyak goreng ini dilakukan untuk memastikan stok dan distribusi serta harga di pasar minyak goreng kepada masyarakat berjalan dengan baik.

"Menurut informasi dari Disperindagkop dan UKM Sintang kisaran tanggal 26,27 dan 28 akan ada distribusi minyak goreng sebanyak dua kontainer.

Kapolres memastikan bahwa pihaknya akan memantau dan mengawal baik dari proses distribusi ke agen dan dari agen ke titik-titik penjualan agar berjalan dengan aman dan lancar.

"Kami berharap apabila stok dua kontainer datang ke Sintang maka harga akan lebih ekonomis bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi bulan puasa nantinya,"harapnya.

Ditempat yang sama Kabid Pasar Disperindagkop dan UKM Ahiwan membenarkan akan ada dua kontainer datang ke Sintang. Hal tersebut katanya sebagai bagain dari upaya pemerintah dalam menanggulangi kelangkaan pasokan minyak goreng di Kabupaten Sintang.

"Insyaalllah kalau tidak ada halangan dua kontainer bisa datang tepat waktu ke Sintang,"pungkasnya.

Penulis: Oktavianus Beny