Sekilas Info

Gregorius Bala Harus Pastikan Bantuan Perlengkapan Karhutla Sampai Di Desa Ensaid Panjang

Saat peragaan penggunaan jaket, sepatu dan helmet dan pemasangan nozle.

SINTANG | SenentangNews.com – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dari Fraksi Partai Gerindra, Gregorius Herkulanus Bala pastikan bantuan peralatan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang diperjuangkan di Pemerintah Provinsi, betul-betul sampai kepada masyarakat desa Ensaid Panjang kecamatan Kelam Permai kabupaten Sintang.

Untuk itu, Anggota DPRD Kalbar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sintang, Kapuas Hulu dan Melawi ini turut mengawal pendistribusian peralatan tersebut dan menyerahkan langsung kepada waga Ensaid Panjang yang diwakili oleh Kepala Desa (Kades) Fransiskus Heri.

Penyerahan dilaksanakan di gedung Balai Desa, Minggu (20/2/2022) seusai warga melaksanakan ibadah hari Minggu. Acara ini disaksikan oleh Ketua BPD A. Pinen dan sejumlah warga yang multi etnik termasuk Ketua Adat setempat Yohanes Apan.

Sebagian warga Ensaid Panjang saat menyambut kadatangan peralatan Karhutla sebelum diserahterimakan.

Jalannya acara dipandu langsung oleh Kepala Desa sebagai moderator. Fransiskus Heri mengawali acara dengan mengucapkan terima kasih kepada Gregorius Bala dan kepada Pemerintah Provinsi Kalbar. Yang telah menyetujui aspirasi warga Ensaid Panjang yang telah memiliki sukarelawan masyarakat peduli api (MPA) di empat dusun yang ada.

Disaat yang sama, Gregorius Bala mengatakan bahwa kehadirannya ini bukan dalam kegiatan Reses. Namun untuk memastikan bahwa bentuan perlengkapan pencegahan Karhutla ini betul-betul diterima oleh yang berhak.

“Peralatan ini tidak hanya untuk pencegahan kebakaran hutan dan kebun. Di desa Ensaid Panjang ini juga ada sebuah cagar budaya berupa bangunan Betang yang harus dijaga dari bencana api,” ucap Bala dihadapan warga yang hadir.

Menurut Gregorius Bala, pengadaan perlengkapan ini prosesnya agak lambat karena harus mencari yang sesuai standar pemadam kebakaran yang tidak dijual di toko toko biasa. Mulai dari kapasitas pompa air, helmet, jaket, sarung tangan, sepatu, serta selang input dan selang output harus sesuai standar Pemadam Kebakaran. Selang output sepanjang 800 meter sudah dilengkapi dengan beberapa buah nozle.

“Setelah diterima, tinggal dipikirkan cara pemeliharaannya. Harus ada tempat khusus mengingat terdapat komponen selang yang biasanya menjadi sasaran tikus. Tentang pengoperasiannya, nanti akan diupayakan menghubungi pihak Pemadam Kebakaran di Sintang untuk melatih para sukarelawan MPA,” terang Bala.

Bagian akhir dari acara ini dipungkas dengan sesi tanya jawab. Tercatat ada delapan orang penanya, semua pertanyaan didominasi dengan kondisi infrastruktur. Sesi ini cukup menarik. Jawaban-jawabannya merupakan perpaduan antara penjelasan dari Legislator Provinsi Kalbar serta penjelasan dari Kades Fransiskus Heri yang membedah kembali hasil Musrenbang Kecamatan Kelam Permai.

Usai acara penyerahan material, diperoleh informasi dari Kades Fransiskus Heri, bahwa desa Ensaid Panjang ini terdiri dari empat buah dusun, yaitu Ensaid Baru, Rentap Selatan, Ensaid Pendek dan Empenyauk, dengan jumlah penduduk per Januari 2022 sebanyak 189 kk/597 jiwa.

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas