Sekilas Info

Masih Tentang Banjir di Desa Kuala Tiga

Kades Hendra: PT KAP Bantu Korban Banjir di Desa Saka Tiga Tempunak

Suasana saat pendistribusian bantuan untuk warga terdampak banjir oleh personil PT. KAP di desa Kuala Tiga.

SINTANG | SenentangNews.com - Banjir di sejumlah tempat di pedalaman kabupaten Sintang akhir-akhir ini cukup mengejutkan, karena terjadi secara sporadis di banyak tempat. Diantara yang mengalami banjir adalah desa Kuala Tiga kecamatan Tempunak yang mengalami banjir total. Di desa Saka Tiga ini banjir melanda di semua dusun, yaitu dusun Merayak, dusun Mulit dan dusun Jelimpau.

Menurut Kepala Desa Saka Tiga Hendra (32), Senin (14/2/2022), terjadinya banjir akibat meluapnya sungai Jelimpau dan sungai Tempunak. Dalam satu minggu desa Kuala Tiga sudah dua kali dilanda banjir.

Rinciannya, pertama pada tanggal. 4-5 Februari. Kemudian karena hujan deras semalaman pada tanggal. 9 Februari dari pukul. 23.00 hingga sekitar pukul. 09.00 (10 Februari), ketiga dusun kembali dilanda banjir dari tanggal 10-12 Februari. Dan ini yang terparah.

Diinformasikan Hendra, bahwa di desa Kuala Tiga terdapat 387 buah rumah yang dihuni oleh 462 kk, dengan jumlah jiwa sebanyak 1.421 tersebar di tiga buah dusun.

Hendra juga menambahkan, bahwa pada banjir pertama warga mendapat bantuan sejumlah bahan pokok dari Dinas Sosial. Kemudian pada tanggal. 14 Februari mendapat bantuan dari perusahaan PT Kencana Alam Permai (KAP).

Bantuan transportasi untuk angkutan logistik dan personil.

“PT. KAP juga turut membantu angkutan berupa kendaraan truk dan wheel tractor untuk rombongan dari Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten, Tim dari Kantor Camat Tempunak serta anggota dari Koramil dan Polsek Tempunak. Sehingga baik bantuan bahan makanan maupun semua personil dapat sampai di Kuala Tiga,” terang Hendra.

Dikonfirmasi terpisah, pimpinan PT KAP (Dharma Satya Nusantara Group), Imanuel Tibian, turut menginformasikan bahwa baik bantuan transportasi untuk angkutan logistik dan personil tim pemerintah maupun bantuan bahan pokok dari PT KAP dilaksanakan oleh Staf Corporate Social Responsibility (CSR) yang ada di lapangan.

“Kegiatan serupa juga beberapa kali pernah dilakukan di sejumlah tempat, pada saat kabupaten Sintang dilanda banjir besar beberapa waktu lalu,” kata Imanuel Tibian.

Penulis: Kris Lucas