Sekilas Info

Iva Rahayu Ditemukan Di Pantai Sungai Melawi *Tersangkut di Dalam Batu, Sudah Tak Bernyawa*

Korban Saat Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

Korban Saat Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

SINTANG I Senentang news.com-Pencarian pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sintang, warga Desa Rarai Kecamatan Sungai Tebelian, bernama Iva Rahayu (14) yang dilakukan semalam suntuk hingga melelahkan tim pencari, akhirnya membuahkan hasil. Pelajar yang masih duduk dibangku kelas X ini berhasil ditemukan, sekitar pukul 12.45 Wib, Selasa (30/9).

Tetapi penemuan Iva rahayu jauh dari harapan orangtua dan para kerabatnya. Berharap ditemukan hidup, kenyataannya ditemukan sudah tak bernyawa. Korban ditemukan tidak jauh dari pantai sungai Melawi setelah tenggelam Senin (29/9) sekitar pukul 16.00 Wib.

Dari keterangan yang dihimpun media ini, Iva Rahayu ditemukan oleh Dadang masyarakat setempat dalam kondisi tersangkut di dalam batu. Itulah yang menyebabkan korban tidak bisa mengapung.  Setelah dievakuasi, jasad korban  dilakukan visum di rumah sakit Ade M Joen Sintang.

Hal ini dibenarkan Kasat Pol Air Polres Sintang, Fachri Gunawan. Pencarian korban di pantai sungai Melawi melibatkan petugas kepolisian, Basarnas dan masyarakat setempat.“Korban ditemukan meninggal. Korban tenggelam karena kelelahan saat berenang,” kata Fachri.

Penyisiran dilakukan sejak Selasa kemarin pukul 16.00 Wib setelah petugas menerima informasi ada korban yang tenggelam di pantai sungai Melawi. Anggota kita langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Selama korban belum ditemukan, pencarian dilakukan 24 jam non-stop. Anggota kami bergantian menyisir dengan anggota lainnya dari Basarnas, dan masyarakat setempat,”katanya.

Diberitakan sebelumnya, masyaarakat Baning Kota, geger dengan hilangnya Iva Rahayu (14), siswi kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sintang . Menurut penuturan rekan-rekan korban, sebelum menghilang Iva rahayu bermain di pinggiran pantai sungai Melawi bersama tiga rekan lainnya hendak mandi ke sungai Melawi.

Namun, naas bagi korban bersama ketiga sahabatnya setelah berenang pada bagian sungai yang dangkal, mereka terseret arus sungai yang cukup deras. Saat itu, kawan-kawan korban yang juga ikut terseret arus dapat menyelematkan diri, sedangkan korban Iva tidak dapat tertolong dan tenggelam.(bny)