Majelis Adat Budaya Tionghoa Sintang

Tanpa Tunggu Imbauan/Surat Edaran, Perayaan Bersama Imlek 2573/Tahun 2022 Di Sintang Ditiadakan

Hermanto, Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa Sintang.

SINTANG | SenentangNews.com – Sudah dua tahun perayaan Imlek Bersama di kabupaten Sintang ditiadakan. Acara perayaan Imlek bersama terakhir kali dilaksanakan pada Imlek 2571/Tahun 2020 tanggal. 24 Februari 2020 lalu mengambil tempat di Terminal Sungai Durian.

Menurut Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Sintang Hermanto di Sintang, Jumat (21/1/2022), alasan Imlek 2572/Tahun 2021 ditiadakan karena saat itu bersamaan dengan datangnya Pandemi Covid-19.

Rupanya Pandemi ini berkepanjangan, bahkan beritanya ada varian baru lagi. Sehingga untuk Imlek 2573/Tahun 2022 yang jatuh pada tanggal. 1 Februari 2022 pun terpaksa ditiadakan juga. Alasannya utamanya selain karena masih tentang waspada terhadap Pandemi Covid-19, juga karena warga kabupaten Sintang baru saja terlepas dari bencana banjir besar.

“Warga yang merayakannya dianjurkan untuk merayakan bersama keluarga di rumah masing-masing saja,” kata pria yang lebih akrab dipanggil Aci ini.

Ditambahkan Aci, pada kondisi normal sebelum datangnya Pandemi, biasanya beberapa pekan sebelum datangnya Imlek akan terlihat ada perkumpulan Barongsai yang menggelar latihan. Kegiatan latihan biasanya digelar di halaman komplek pergudangan di Jalan Kapitan Kwee Jiu Hoi. Sekarang di lokasi tersebut terlihat sepi.

Diakui Aci, bahwa peniadaan acara Imlek bersama 2573/Tahun 2022 ini memang inisiatif dari pihak MABT sendiri. Meskipun hingga saat ini (21/1/2022) MABT belum menerima surat imbauan atau Surat Edaran dari pihak yang berwenang, namun keselamatan warga diatas segalanya.

“Semoga saja pandemi Covid-19 ini segera berakhir, dan varian baru yang dinamai Omicron itu jangan sempat masuk ke Indonesia,” pungkas Aci Hermanto.

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas
error: Content is protected !!