Sekilas Info

Investor Jakarta Bakal Bangun Kereta Gantung di Bukit Kelam

Desain perencanaan pembangunan kereta gantung di bukit kelam/Prokopim

SINTANG I SenentangNews.com- Pemerintah Kabupaten Sintang akan menggandeng investor dari Jakarta untuk mengelola pariwisata di Bukit Kelam.

Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan investor dari jakarta akan membangun pariwisata di bukit Kelam. Namun saat ini pemerintah Sintang tengah membahas detail rencana tersebut termasuk perizinannya.

"Saya meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang menangani pengelolaan pariwisata di Bukit Kelam agar mempersiapkan diri dan memberikan dukungan kepada investor dari Jakarta yang akan membangun kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam,"kata Jarot belum lama ini.

Dikatakan Jarot nantinya investor dari Jakarta yang akan melakukan presentasi kepada pemerintah Sintang terhadap rencana pembangunan kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam.

"Bila pembangunan kereta gantung bisa terwujud di Bukit Kelam, tentu akan menambah daya tarik taman wisata alam yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat. Dengan adanya kereta gantung, wisatawan akan bisa menikmati Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam dari dekat dengan pemandangan yang mempesona,"jelas Jarot.

Seperti diketahui Bukit Kelam merupakan sebuah batu monolit gelap yang saat ini dianggap sebagai formasi batu monolit terbesar dan tertinggi di dunia mengalahkan Ayers Rock di Uluru, Australia. Ketinggian bukit kelam mencapai 1.002 mdpl. Bukit kelam jauh lebih tinggi dan besar dibandingkan Ayers Rock yang memiliki tinggi 862 mdpl.

Bukit kelam berlokasi di tengah Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Berjarak sekitar 20 km dari Kota Sintang dengan waktu tempuh 20 menit. Sekitar 395 kilometer dari Kota Pontianak dengan waktu tempuh sekitar 7-8 jam. Ada 2 (dua) cara/moda transportasi yang bisa dipilih untuk menuju ke sana.

Melalui darat dengan bus, atau melalui udara dengan pesawat dari Bandara Pontianak (PNK) Supadio ke Bandara Sintang (SQG)-Tebelian Airport. Ada maskapai Wings Air dan Nam Air yang melayani rute langsung.

Bukit kelam merupakan cagar alam yang kaya flora dan fauna. Karena keanekaragaman hayatinya, Pemerintah menata kawasan tersebut sebagai Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam.

Penulis: Oktavianus Beny