Sekilas Info

Manajemen Ladja Hotel Merasa Mendapat Kehormatan Dinilai Layak Untuk Menginap Mensos Tri Rismaharini

Mensos Tri Rismaharini saat disambut kedatangannya oleh Manajemen Ladja Hotel.

SINTANG | SenentangNews.com - Siapa yg tidak bangga, jika hotel miliknya menjadi pilihan untuk menginap pejabat setingkat menteri. Seperti itu, ungkapan perasaan CEO Gerakan Credit Union Keling Kumang (GCUKK) Valentinus kepada media ini, Rabu (8/12/2021) di Sintang.

"Sebelum menentukan pilihan, para staf Kemensos dan Dinsos Sintang sudah melakukan survey ke sejumlah hotel. Dan Manajemen Ladja Hotel merasa mendapat kehormatan, ketika dianggap layak untuk tempat menginap Menteri Sosial Ibu Tri Rismaharini," kata Valentinus.

Menteri Sosial Tri Rismaharini, sempat terbidik kamera saat bertolak dari Ladja Hotel menuju ke tempat kegiatan agenda hari Selasa siang.

Kehadiran Menteri Sosial di kabupaten Sintang terkait agenda kunjungan Presiden RI Joko Widodo meresmikan Bandara Tebelian pada tanggal. 8 Desember 2021. Meski sehari sebelum kedatangan Presiden, Mensos sempat melakukan berbagai kegiatan sosial di sejumlah tempat.

Valentinus menambahkan, bahwa untuk sekarang ini berarti sudah ada dua nama menteri yang namanya terpatri di Ladja Hotel. Karena Ladja Hotel diresmikan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Kabinet Kerja (Periode 2014-2019) Bapak Anak Agung Ngurah Puspayoga pada 13 November 2016 silam. Saat itu meski seharusnya Menteri Puspayoga menginap di Pendopo Bupati, juga memilih menginap di Ladja Hotel.

Mensos Tri Rismaharini dapat cinderamata produk anggota dari Manajemen Koperasi Keling Kumang Tampun Juah.

Foto Bersama. Mensos Tri Rismaharini bersama Manager Ladja Hotel Angela Januarti dan para Staf.

Kilas Balik

Menurut Valentinus, ada yang menarik yang dikatakan Puspayoga saat acara peresmian. Menurut Puspayoga, ada tiga pelaku ekonomi di negeri ini, yaitu BUMN, Swasta dan Koperasi. Meski nama Koperasi sudah tercantum didalam UUD 1945, namun sepanjang sejarah RI, belum ada Koperasi mampu menyamai dua pelaku ekonomi lainnya. Dan lebih jarang lagi ada Koperasi yang mampu membangun Hotel. Karena biasanya yang membangun Hotel adalah pengusaha swasta.

Peresmian Ladja Hotel dinilai Puspayoga penting dan strategis. Karena menunjukan kehebatan kumpulan orang-orang di koperasi dalam mengembangkan ekonominya. Di Indonesia baru ada dua Koperasi Jasa (Kopjas) yang memiliki hotel, yaitu Kopjas Kubu Gunung di kabupaten Badung provinsi Bali dan Kopjas Keling Kumang Tampun Juah.

"Di acara yang sama, Bupati Sintang Jarot Winarno juga mengatakan, Ladja Hotel bukan yang terbesar tapi terindah. Karena turut menampilkan nuansa budaya etnik lokal di dalamnya," tutur Valentinus.

Dua Koperasi Pemilik Hotel

Untuk diketahui, Zizz Convention Hotel milik Koperasi Jasa Kubu Gunung harus bersaing dengan 6.500 hotel diluar Guesthouse yang izinnya hanya untuk kost. Dan hingga sekarang Zizz Convention Hotel masih survive.

Koperasi Keling Kumang Tampun Juah memiliki anggota 1.658 orang, selain memiliki hotel juga mengelola Keling Kumang English Course, transport angkutan sawit dan SPBU Pedesaan.

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas