Sekilas Info

Koalisi Belum Tentukan Pengganti Wabup Sintang, Nasdem Sintang Fokus Kesehatan Pemulihan Jarot

Florensius Ronny

SINTANG I SenentangNews.com- Sosok pendamping bupati Sintang Jarot Winarno pasca meninggalnya mendiang Wakil Bupati Sintang Sudiyanto senter dibicarakan masyarakat di Bumi Senentang.

Wakil bupati Sintang Sudiyanto tutup usia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada Sabtu 18 September 2021 mengidap penyakit kangker hati.

Pengisian kursi wakil bupati yang meninggal dunia atau berhalangan tetap diatur dalam undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, bupati dan walikota yang tertuang pasal 176 ayat 1 dijelaskan bahwa pengisian wakil bupati yang meninggal dunia atau berhalangan tetap dilakukan melalui mekanisme pemilihan DPRD setempat.

Kemudian pada pasal 176 ayat 2 menyebutkan partai politik pengusung mengusulkan 2 orang calon wakil bupati kepada DPRD melalui bupati. Selanjutnya dipilih dalam rapat paripurna.

Sementara itu pasangan Jarot Winarno-Sudiyanto (JADI) memperoleh suara terbanyak dan dilantik sebagai pasangan Bupati dan wakil bupati Sintang oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji pada 26 Februari 2021. Pasangan Jarot-Sudiyanto diusung oleh koalisi Adil Bersatu yang terdiri dari Partai Nasdem, Partai Golkar, PKB, PPP dan PKPI. Adapun partai pendukungnya adalah PSI, PKS dan Partai Garuda.

Plt DPD Nasdem Sintang Florensius Ronny mengungkapkan penjaringan figur pengganti wakil bupati Sintang belum dilakukan di internal Nasdem Sintang termasuk pembahasan dengan partai koalisi.

Ronny mengatakan belum adanya pembahasan terkait pengganti wakil bupati Sintang dikarenakan masih dalam suasana berkabung atas berpulangnya wakil bupati Sintang.

"Sejauh ini belum ada kita bahas ke situ. Yang jelas kami Nasdem masih menunggu teman-taman partai koalisi,"kata Ronny ditemui di kantornya, Selasa (28/9/2021).

Sejauh ini lanjut Ronny pihaknya masih fokus terhadap pemulihan bupati Sintang Jarot Winarno yang selama ini masih dalam perawatan di Pontianak. Ronny memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Sintang tetap berjalan.

"Saya perlu luruskan disini bahwa sesuai dengan SK Gubernur Kalbar, bahwa Ibu Yosepha Hasnah sebagai Sekda sudah di tunjuk sebagai Plh bupati Sintang selama bapak bupati sedang menjalani proses pemulihan pasca sakit,"katanya.

"Saya mengajak masyarakat Sintang untuk bersama-sama mendoakan bapak bupati Sintang agar segera pulihkan untuk sehat sehingga bisa kembali memimpin Sintang,"harap Ronny.

Ketua DPRD Sintang ini berharap siapapun sosok yang terpilih menggantikan wakil bupati Sintang kedepan bisa mengakomodir kemajemukan masyarakat Sintang.

"Artinya sosok yang mampu mengayomi serta mampu menjalankan tugas sebagai wakil dan bisa menjalankan visi dan misi pembangunan Sintang kedepan Sebab kita tahu Sintang tidak simpel juga,"harap Ronny.

Terpisah Ketua PPP Sintang Ghulam Raziq menyebut bahwa sampai saat ini pihaknya belum menentukan pilihan apakah akan mendorong kader atau tidak.

"Kita lihat dulu perkembangan yang ada. Yang jelas kami berharap sosok pengganti wakil bupati Sintang bisa mengayomi dan diterima semua masyarakat Sintang,"tutup Raziq melalu via whatsappnya.