Sekilas Info

Pemkab Matangkan Persiapan MTQ ke-XXIX Tingkat Propinsi Kalbar, Ini Lokasi yang Ditinjau

Pemkab Sintang bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat saat meninjau lokasi MTQ ke XXXIX yang akan di helat November 2021 mendatang

SINTANG I SenentangNews.com- Berbagai persiapan dilakukan pemerintah Kabupaten Sintang dalam rangka menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 yang akan di helat November 2021 mendatang.

Rabu (8/9/2021) kemarin, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar, Brigjend. Pol. (Purn). Drs. H. Andi Musa beserta rombongan melakukan asistensi, koordinasi dan pengecekan tempat/lokasi yang akan menjadi penyelenggara kegiatan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021 di Kabupaten Sintang.

Dalam kesempatan tersebut ada delapan lokasi yang telah ditentukan oleh Panitia MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021, yakni, Stadion Baning, Rumah Adat Melayu Tepak Sireh, Madrasah Tsanawiyah Negeri, Gedung Pancasila, Masjid Al-Amin, Masjid An-Nur, Masjid Jami’ Sultan Nata, Masjid Miftahul Jannah.

Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalbar, Brigjend. Pol. (Purn). Drs. Andi Musa menjelaskan bahwa pengecekan ini untuk melihat kesiapan Kabupaten Sintang pada pelaksanaan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

“Untuk hari ini (Rabu, 8/9/2021) hanya tiga lokasi saja yang kita tinjau, yakni Stadion Baning yang menjadi arena utama pelaksanaan MTQ, kemudian Rumah Adat Melayu Tepak Sireh yang akan digunakan untuk lomba Fahmil dan Syarhil Qur’an, kemudian kita tinjau juga Madrasah Tsanawiyah Negeri Sintang yang akan digunakan untuk lomba Khattil Qur’an dengan tujuan kita merumuskan bersama-sama, baik dari pembukaan hingga penutupan serta konsepnya bagaimana," kata Andi Musa.

Menurut Andi Musa, Panitia Kabupaten Sintang sudah menunjukkan keseriusannya terhadap pelaksanaan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan di helat November mendatang.

“Saya melihat keseriusan para Panitia didaerah sudah mempersiapkan berbagai hal untuk melaksanakan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2021, apalagi pelaksanaannya itu direncanakan pada November 2021 mendatang, kurang lebih 60 hari lagi, maka kita harus segera berbenah dan mempersiapkan segala sesuatunya agar pelaksanaan berjalan dengan baik, "ujarnya.

Andi Musa mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang bersinergi dengan Pemerintah.

"Kabupaten Sintang telah ditunjuk oleh Pak Gubernur Kalimantan Barat yang tahun ini menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-XXIX tingkat Provinsi Kalbar, tentu pasti kita dukung, dan yang paling penting Pemerintah dan LPTQ bekerjasama untuk mewujudkan MTQ yang lebih baik daripada yang sebelumnya”, ucapnya.

Dikatakan Andi Musa dimasa pandemi covid-19 ini tentu untuk menghindari kerumunan dan interaksi pihaknya sudah menyiapkan dua skenario, skenario pertama itu pelaksanaan MTQ semuanya dilaksanakan di Kabupaten Sintang dengan syarat situasi berada di zona hijau, atau paling tidak zona kuning.

"Skenario kedua itu yakni dilaksanakan secara virtual dan faktual, jadi ada sebagian dilaksanakan secara faktual di Sintang, dan sebagian lagi ada dilaksanakan secara virtual, dilakukannya secara virtual ini ditujukan untuk meminimalisir terjadinya penularan covid-19”, lanjutnya.

Sementara itu, Ketua V Panitia Pelaksana Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-XXIX tingkat Provinsi Kalimantan Barat, yang juga selaku Ketua Seksi Sarana Prasarana dan Pembangunan Mimbar Utama, Zulkarnaen, menyampaikan perkembangan terkait kondisi kesiapan lokasi-lokasi yang akan dijadikan pelaksanaan MTQ.

"Yang pertama, kami telah melakukan rapat bersama para Ketua Masjid di Kota Sintang, karena ada beberapa Masjid yang akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan MTQ, kemudian selanjutnya kami merencanakan perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan dibeberapa lokasi di dalam kota Sintang,"ucapnya.

Sejauh ini kata Zulkarnaen bahwa Panitia telah melakukan perencanaan perbaikan infrastruktur di beberapa lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan MTQ.

"Seperti masalah pada keramik di Masjid, kita lakukan perbaikan yang bekerjasama dengan pihak Masjid, dan hal lainnya sesuai dengan kebutuhan dilapangan, kita juga telah menyusun pembiayaan perbaikan terhadap lokasi-lokasi lainnya, dan kita pastikan dalam satu bulan perbaikan-perbaikan lokasi pelaksanaan MTQ sudah selesai semua,"ucapnya lagi.

Penulis: Oktavianus Beny