Sekilas Info

Gerakan CU Keling Kumang

Bulan Agustus Ini Jadi Bulannya Para Pangkalan Kolektor

Para PK Foto Bersama CEO, Deputy dan MPR-RD Head, Area Manager dan Para Manager BO di Aula Kantor Sentral KSP CUKK.

SINTANG | SenentangNews.com – Di bulan Agustus 2021 ini, di KSP CU Keling Kumang (KSP CUKK) seakan-akan menjadi ‘bulannya’ para Pangkalan Kolektor (PK). Pada minggu pertama hingga masuk minggu kedua, yaitu mulai tanggal 2 hingga tanggal 9 Agustus. ada tujuh acara penguatan bagi para PK. Acara digelar di tujuh wilayah melibatkan 65 branch office (BO). Leading sector dari acara ini adalah departemen Marketing, Public Relation and Researche Development (MPR-RD).

Menurut data, pelayanan GCUKK di 65 BO dibagi dalam tujuh area, yang masing-masing Area membawahi sejumlah BO.
Area I membawahi sembilan BO,
Area II membawahi 10 BO,
Area III membawahi 10 BO,
Area IV membawahi sembilan BO,
Area V membawahi 10 BO,
Area VI membawahi delapan BO dan
Area VII membawahi sembilan BO.

Tersebar di enam kabupaten/kota. Dan masing-masing BO memiliki sejumlah PK.masing-masing

Siapa Pangkalan Kolektor (PK)

Di tahun-tahun pertama dan kedua sejak berdirinya KSP CUKK tahun 1993, peran PK dirasakan sangat penting. Kondisi geografis saat itu - serta masih banyaknya wilayah terisolir - membuat PK menjadi ujung tombak bagi Gerakan CUKK. Setiap PK memiliki kelompok anggota se dusun atau beberapa dusun sekaligus di wilayah kampungnya.

Di saat infrastruktur jalan menjadi lebih baik, peran PK masih belum tergantikan. Juga ketika dalam struktur organisasi Gerakan CUKK ada Loan Officer (LO) di setiap BO, namun biasanya LO tersebut bukan berasal dari daerah BO setempat. Lambat laun LO-LO tersebut juga akan dimutasi ke BO lain. Sementara para PK tetap berada diantara kelompok yang berada dalam koordinasinya.

Para PK sangat mengenal perilaku anggotanya serta mengenal kondisi anggota kelompoknya masing-masing. Selain itu mereka juga sangat mengetahui masalah sosial di wilayahnya masing-masing.

Kedudukan PK tidak sederhana. Dalam setiap nama individu seorang PK terdapat berapa kolom keterangan. Misalnya kolom Jumlah Anggota, Aset, Total Peminjam, Pinjaman Beredar, Belum Pinjam, Anggaota Lalai, Jumlah Lalai, dan Total Setoran. Contohnya ada seorang PK bernama Molok dari BO Nanga Tebidah, memiliki anggota 1.931 orang dengan jumlah Aset Rp. 5,484,487,826,-

Menurut MPR-RD Head, Paulus Miki, Senin (9/8/2021) dirinya wajib hadir di tujuh area tersebut bersama Chief Executive Officer (CEO) KSP CUKK Valentinus dan Deputy CEO Hilarius Gimawan. Disetiap acara harus dihadiri oleh Area Manager masing-masing dan para Manager BO nya.

Urutannya, tanggal 2/8 di Aula BO Putussibau. Tanggal 3/8 di kantor BO Simpang Pinoh. Tanggal 4/8 di Aula BO Rumah Sepan Nanga Pinoh. Tanggal 5/8 di Aula BO Sekadau Bersatu. Tanggal 6/8 di Aula Kantor Pusat di Tapang Sambas. Selanjutnya tanggal 7/8 di Aula BO Sanggau, dan pada hari ini tanggal 9/8 di Aula Kantor Sentral di Baning Sintang. Acara di Kantor Sentral ini adalah putaran terakhir

Latar Belakang Acara dan Tujuan

Latar belakang dari digelarnya acara di tujuh area tersebut, menurut CEO KSP CUKK Valentinus, Senin (9/8/2021) adalah terkait keputusan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) pada tanggal 19 Juni 2021 lalu. Dimana RALB tersebut telah menghasilkan pola kebijakan (Poljak) baru selaras dengan regulasi dari Kementerian Koperasi.

“Tujuannya, agar semua informasi terbaru perkembangan KSP CUKK dapat tersampaikan oleh para PK kepada anggota secara detil. Karena anggota sangat berperan penting terhadap perkembangan KSP CUKK,” ucap Valentinus.

Para pemateri pada penguatan PK putaran terakhir ini, didahului dengan evaluasi oleh Manager Area II Hermanus TR, pengantar dan penguatan oleh Paulus Miki, sosialisasi hasil spin-off oleh Hilarius Gimawan serta penguatan lanjutan sekaligus rencana tindak lanjut (RTL) oleh Valentinus. Kegiatan ini dipungkas dengan sesi dialog yang ternyata sesi ini berlangsung lebih dari dua jam.

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas