Sekilas Info

Di Kabupaten Ini, Belajar Tatap Muka Bakal Dimulai

Sekda Sintang Yosepha Hasna Memimpin Rapat Persiapan Tatap Muka 2021 di Balai Praja

SINTANG | SenentangNews.com- Seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di sejumlah wilayah di Sintang, Pemkab Sintang berencana akan mulai membuka sekolah mulai dari Paud-SMP sederajat terhitung mulai ajaran baru 2021/2022.
Hal tersebut merujuk pada keputusan bersama 4 Menteri yakni Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi . Jika tidak lagi masuk zona merah, maka pembelajaran tatap muka bisa dipilih.

“Kami menghimpun masukan dari berbagai pihak sehingga keputusan rapat hari ini untuk bahan masukan kepada Bupati Sintang untuk memutuskan memulai proses belajar tatap muka di Kabupaten Sintang,”kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan belajar tatap muka untuk satuan pendidikan PAUD hingga SMP Se-Kabupaten Sintang di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Rabu (16/6/2021).

Dikatakan Yosepha jika suatu daerah masih berstatus oranye atau merah dan memaksanakan melakukan belajar tatap muka. Maka sangat berisiko terjadinya virus corona. "Kecuali sudah zona hijau, baru kita laksanakan sekolah tatap muka," ungkapnya.

Meski begitu, Yosepha menyampaikan, saat ini pihaknya telah meminta sekolah menyiapkan langkah-langkah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. "Jadi, ketika zona kita sudah hijau. Kita sudah siap melakukan belajar tatap muka," ucapnya.

Salah satu langkah yang perlu dipersiapkan ialah bagaimana melaksanakan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di masing-masing sekolah.

“Sudah 1,5 tahun kita tidak menyelenggarakan proses belajar tatap muka karena pandemi covid-19 di Kabupaten Sintang. Kasus meninggal akhir-akhir ini disebabkan oleh covid-19, dikarenakan terlambat penanganan. Pasien sudah kritis baru dibawa ke rumah sakit. Kalau sejak ada gejala sudah ditangani, sangat jarang untuk sampai meninggal,”tambahnya.

Yosepha meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang menyiapkan rencana belajar tatap muka ini dengan sebaik mungkin. Persiapan belajar tatap muka ini yang sangat penting adalah penerapan protokol kesehatan dengan sangat ketat dan disiplin.

“Saya minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan rapat dengan kepala sekolah untuk persiapan ini. Hasil rapat ini akan disampaikan kepada Bupati Sintang untuk diambil keputusan. Saya berharap, persiapan mulai dari kota sampai ke desa-desa,”ungkapnya.

Iwan Purwanto Humas Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang menyampaikan Dinas Kesehatan siap mendukung rencana pelaksanaan belajar tatap muka sepanjang Kabupaten Sintang memungkinkan untuk itu.

“Sekolah yang akan melaksanakan belajar tatap muka wajib memenuhi daftar periksa. Menjalankan prokes tidak hanya di sekolah, tetapi juga di luar sekolah seperti di rumah,”katanya.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Bambang Hermanto menjelaskan vaksin untuk tenaga pendidik mulai PAUD hingga SMA sudah mencapai 2. 519 orang untuk vaksin pertama.

“Sedangkan vaksin kedua sudah 1. 447 orang. Ini berdasarkan data kami dilapangan. Saat ini vaksin sedang berjalan untuk lansia dan guru,”pungkasnya.

Penulis: Oktavianus Beny