Sekilas Info

Jarot Sebut Jabatan Kades Sangat favorit

Bupati SIntang Jarot Winarno Melihat Seleksi Bacakades di Unka Sintang

SINTANG | SenentangNews.com- Sebanyak 24 desa dengan jumlah peserta 188 peserta melaksanakan tes tertulis Bakal Calon Kepala Desa yang mendaftar pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sintang tahun 2021 yang di selenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sintang di Kampus Universitas Kapuas Sintang, Rabu (28/4/2021).

Test tertulis ini diikuti oleh desa yang bakal calonnya lebih dari 5 orang kontestan, yang nantinya kan diumumkan, Senin 3 Mei 2021 mendatang dengan sistem perangkingan, dimana 5 rangking terbaik dinyatakan lulus test untuk mengikuti tahapan Pilkades selanjutnya.

Disela-sela kesibukannya Bupati Sintang Jarot Winarno pun berkesempatan meninjau proses seleksi test tertulis Bakal Calon Kepala Desa yang mendaftar pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.

Jarot mengatakan dilaksankannya test bagi Bacakades di Universitas Kapuas Sintang ini, merupakan salah satu kenetralan Pemerintah Daerah Sintang terhadap seluruh proses tahapan Pilkades Juli mendatang.

“Para calon kepala desa mesti yakin kami semua netral untuk itulah kita menggandeng perguruan tinggi terbaik dalam seleksi ini,”kata Jarot.

Jarot memastikan test Bacakades tersebut dilakukan secara transparan dan hasilnya akan diumumkankan pada Senin 3 Mei mendatang. “Ini proses yang harus dilalui Bacakades hari Senin nanti sudah diumumkan hasilnya lengkap dengan nilainya,”jelas Jarot.

Jarot pun mengapresiasi melihat animo peserta yang mendaftar manjadi calon kepala desa cukup tinggi, bahkan satu desa ada yang sampai 10 orang pelamar yakni desa Bagelang Jaya, Kecamatan Ketungau Tengah.

“Jabatan paling favorit itu kepala desa, calon bupati cuma tiga, calon kepala desa ada yang 10 orang bayangkan saja,”ucapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintaha Desa Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni menyampaikan seleksi test ini sebenarnya di laksanakan oleh panitia tingkat desa, namun panitia tingkat desa dan kecamatan ingin menjaga netralitas maka test tersebut di gelar di tingkat kabupaten.

“Untuk soal-soalnya kita melibatkan Unka Sintang menyusunnya guna menjaga netralitas, soal-soal tentang seputar pengetahuan penyelengarakan pemerintahan desa, pengetahuan umum dan kemasyarakatan,”ujar Roni.

Roni mengatakan untuk pemeriksaan hasilnya juga ada tim panitia seleksi, bahkan ia memastikan semuanya netral.

“karena kita berkeinginan dari hasil seleksi tersebut bisa menciptakan calon-calon kades yang memilki kemampuan memimpin desa sementara untuk hasilnya dirangking 5 orang yang dinyatakan lulus seleksi,”tutup Roni

Penulis: Oktavianus Beny