Sekilas Info

OPD Diharapkan Mampu Pacu Gali PAD

Wakil bupati Sintang Sudiyanto membuka rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan IV Tahun 2020 di Aula Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang, Selasa (23/3/2021)

SINTANG I SenentangNews.com- Masih rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sintang tahun 2021 diharapkan wakil bupati Sintang Sudiyanto dapat dijadikan pemicu setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memaksimalkan PAD.

"Saya mengajak agar masing-masing OPD untuk terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah untuk membantu pembangunan daerah. Sekaligus sebagai tolok ukur keberhasilan pembiayaan pembangunan di suatu daerah,"kata Sudiyanto saat membuka rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan IV Tahun 2020 di Aula Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang, Selasa (23/3/2021).

Menurutnya, pajak dan retribusi daerah masih bisa memberikan nilai yang lebih besar dari yang didapatkan tahun ini, khususnya melalui pariwisata.

“Jika terjadi hal seperti ini, langkah yang harus dilakukan OPD adalah meningkatkan pengelolaan administrasi PAD, khususnya dari sektor pajak dan retribusi dan meningkatkan kualitas perencanaan,” jelasnya.

Dikatakan Sudiyanto total pendapatan daerah di Kabupaten Sintang Tahun 2020 sebesar 1,9 triliun. Dari total tersebut, penerimaan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya 134 milyar atau 6,69 persen dari total APBD Kabupaten Sintang Tahun 2020.

"Jadi kita masih sangat tergantung dari dana pemerintah pusat. Ini artinya kontribusi PAD terhadap APBD Kabupaten Sintang masih dibawah 25 persen. Hal ini harus menjadi pemikiran kita bersama karena masih jauh dari tujuan dan harapan pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan efisien,"jelasnya.

Untuk itu Sudiyanto mengharapkan masing-masing OPD bekerja keras dalam mengefektifkan sumber dan potensi PAD. Sementara itu dalam RPJMD Kabupaten Sintang Tahun 2016-2021, optimalisasi PAD menjadi sangat penting yang dirumuskan dalam misi ke enam Pemkab Sintang yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

"Saya mengharapkan realisasi PAD Tahun 2021 lebih baik lagi meskipun kita masih dalam suasana pandemi covid-19. Tahun 2020 kemarin, target PAD kita sebesar 150 milyar dan teralisasi hanya 134 milyar atau hanya 81 persen,"ungkapnya.

Sudiyanto juga mengucapkan terimakasih kepada OPD yang sudah mampu mencapai target bahkan ada yang melebihi target PAD tahun 2020. Seperti Dinas Kesehatan, DPMPTSP, Diskominfo, Disdukcapil dan Disperindagkop dan UKM.

"Realisasi PAD di tahun 2021 bisa lebih maksimal lagi. Banyak potensi PAD yang belum kita gali dan akan memberikan dampak bagi masyarakat dan kemandirian daerah. Jadi evaluasi ini tidak hanya seremonial saja, tetapi mampu menghasilkan kebijakan yang efektif,"pesan Sudiyanto.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang Abdul Syufriadi, menyampaikan bahwa OPD yang terlibat dalam pengelolaan PAD perlu mengatur ulang strategi dalam meningkatkan PAD Tahun 2021 ini.

“Rata-rata setiap tahun, sumbangsih PAD kita terhadap APBD hanya sekitar 8,35 persen. Artinya masih jauh dari standar yang ada. Maka kami akan melakukan optimalisasi dalam mengumpulkan pendapatan daerah,"tukasnya.

Penulis: Oktavianus Beny