Sekilas Info

Wabup Sudiyanto Buka Kegiatan Kebun Edukasi

Wabup Sintang Sudiyanto tanam perdana tanaman Kakao di kegiatan Kebun Edukasi di Desa Kunyai

SINTANG | SenentangNews.com – Ada beberapa yang dianggap menarik oleh Wakil Bupati Sintang Sudiyanto pada acara kegiatan Pelatihan Budidaya Kakao Untuk Komunitas Petani Milenial Sintang (Kompas). Sebuah kegiatan yang dihelat di Kebun Edukasi di Desa Kunyai Kecamatan Sungai Tebelian, Senin (15/3/2021) sore. Kegiatan diselenggarakan oleh pemilik areal Kebun Edukasi, Juwita dengan menggandeng PT Betang Agro Mandiri (BAM).

Menurut Sudiyanto yang hadir bersama isteri Maria Magdalena, baginya yang menarik adalah karena kegiatan pelatihan ini khusus kaum milenial. Ternyata Sudiyanto juga punya ‘benang merah’ dengan komoditas Kakao ini. Yaitu pada saat tim dari PT BAM melakukan kunjungan studi tentang Kakao ke Filipina pada Mei 2019, tim PT BAM didampingi oleh Sudiyanto yang saat itu sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sintang.

Kegiatan ini selain dihadiri oleh pemilik areal Juwita dan Manager PT. BAM Yohana Tamara, hadir juga dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang diwakili oleh Syafarman. Selain itu ada Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sepauk Poeryanto, CEO Credit Union Keling Kumang Valentinus, seorang peneliti pertanian Adrianus Limbai dari Paoh Benua serta seorang petani milenial Yantono dari sentra holtikultura dan ikan air tawar Desa Temawang Muntai. Turut hadir juga belasan orang petani holtikultura dari Kelam Permai.

PT BAM yang merupakan bagian dari Keling Kumang Group yang berafiliasi dengan CU Keling Kumang, adalah pengelola pembibitan Kakao bersertifikat di Tapang Sambas. PT BAM juga adalah pengelola Agro Wisata Keling Kumang di Kelam Permai. Dan areal Kebun Edukasi milik Juwita di desa Kunyai ini, memiliki luasan 2,0 Hektar. Kehadiran Kepala SMKN 1 Sepauk, karena SMKN ini memiliki jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan serta ada siswa-siswinya yang mengikuti pelatihan ini.

Banyak pesan dan motivasi yang disampaikan oleh Sudiyanto. Bahkan kegiatan ini dianggapnya sebagai role model dalam melakukan perubahan. Wabup Sintang ini juga menaruh harapan besar terhadap budidaya Kakao. Terlebih jika dikelola dengan praktek langsung oleh kaum milenial, yang nantinya terkait kesempatan kerja.

Sementara tentang prospek terhadap budidaya Kakao disampaikan oleh Yunisa Tamara. Menurutnya, Kakao adalah komoditi alternatif diluar karet dan sawit. Kakao menjadi salah-satu solusi pendapatan petani berbasis lingkungan. Kenapa Kakao, karena Kakao tanaman ramah lingkungan dan dapat ditumpangsarikan dengan tanaman lain.

“Salah satu petani kita yang sudah mengembangkan Kako sebanyak 8.000 pohon yang sudah produktif di Desa Benua Baru Kecamatan Tempunak. Itu juga ditumpangsarikan dengan pohon karet. Jika karet produktif di musim kering, Kakau sangat produktif di musim hujan dan bisa dipanen dua minggu sekali sepanjang tahun. Sehingga petani punya pendapatan disegala musim,” ucap Yohana.

Kakao di Indonesia 97 persen dimiliki oleh petani. Indonesia hingga tahun 2017 adalah produsen Kakao No 3 dunia. Itu karena jumlah petaninya menurun. Sekarang menurun menjadi No 6 dunia, namun masih No 1 di Asia Tenggara. Menurut data BPS sejak tahun 2013 setiap tahun jumlah petani menurun 1,75 persen. Karena generasi mudanya kurang berminat untuk menjadi petani.

Katanya Indonesia produsen No 1 di Asia Tenggara. Namun nyatanya masih mengimpor biji Kakau sebanyak 20 ribu ton per tahun dari Afrika. Karena kekurangan untuk pasokan domestik. Ini adalah peluang. Sejak tahun 2016 BAM hadir untuk memberikan bibit unggul. PT BAM adalah salah satu penangkar bibit Kakau.

“Selain mengadakan bibit Kakau, PT BAM juga sebagai pembeli biji Kakao. Jadi tidak perlu khawatir tentang pemasaran biji kakao,” kata Yunisa.

Secara keseluruhan, acara pembukaan pelatihan yang dimulai Pukul 15.00 ini berjalan dengan tertib dan lancar. Acara dipungkas dengan penyerahan bibit Kakao dari Yunisa kepada Ny. Maria Magdalena serta penanaman perdana oleh Wakil Bupati Sintang di Kebun Edukasi.

Penulis: Kris Lucas