Sekilas Info

Hari Ini, Masa Jabatan Jarot Askiman Berakhir

Bupati Sintang dan Wakil Bupati Sintang periode 2016-2021 berfose bersama PLH Bupati Yosepha Hasnah

SINTANG | SenentangNews.com- Terhitung mulai hari ini, Jabatan Bupati Sintang periode 2016-2021 Jarot Winarno-Askiman berakhir. Pemerintah Kabupaten Sintang pun menggelar acara serah terima jabatan dan penyerahan memori jabatan sekaligus serah terima pelaksanaan harian (PLH) kepada Sekda Sintang Yosepha Hasnah.

Diketahui, masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kukar periodi 2016-2021 berakhir hari tepatnya pukul 24.00 Wib. Oleh karena itu, Kementrian dalam Negeri (Kemendagri) RI menunjuk melalui Gubernur Kalbar menunjuk pejabat untuk mengisi kekosongan jabatan dalam hal ini Sekretaris Daerah sampai dengan bupati dan wakil bupati Sintang terpilih akhir pebruari mendatang.

“Hari ini, masa akhir pengabdian kami berdua sudah berada di titik akhir. Kami bersyukur dan sekaligus bangga, sebab dari awal hingga pada hari ini, amanah yang diemban dapat kami jalankan dengan segala dinamika dan warna yang menyertainya,” kata Jarot dalam sambutannya.

Jarot mengatakan visi dan prime over yang telah dilakasakana kurun waktu lima tahun diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjadi instrumen untuk mengatasi pengangguran, memperluas kesempatan kerja dan mengentaskan kemiskinan.

“Dulu ketika mengawali langkah memimpin Kabupaten Sintang, kami (JAS) memiliki modal APBD hanya sekitar 1,7 triliun rupiah dan PAD hanya sekitar 94 milyar rupiah. Seiring berjalannya waktu, APBD Sintang meningkat hingga 2 triliun lebih dan PAD kita bisa meningkat cukup signifikan menjadi 154 milyar rupiah,”jelas Jarot.

Diakui Jarot masa kepemimpinan JAS hasil pembangunan daerah sejak tahun 2016 hingga 2020 terus diperbanyak dan ditingkatkan mutunya, sehingga terus membawa dampak positif bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat dibumi Senentang ini

“Data makro daerah kita mengalami perbaikan cukup signifikan. Indeks pembangunan manusia atau IPM daerah kita sekarang mencapai 66,88 meningkat 2 digit dari awal tahun 2016. Angka kemiskinan kita yang di tahun 2016 sebesar 13 %, berhasil menurun menjadi 9,6 % dari total penouduk di tahun 2020. Pertumbuhan ekonomi kita stabil di angka 5-6 %. Tingkat pengangguran daerah kita juga dapat ditekan menjadi 4,5 %,”beber Jarot.

Meski demikian sambung Jarot Kabupaten Sintang masih mengalami kegawatdaruratan Infrastruktur dasar yakni jalan dan jembatan, namun demikian masalah jalan dan jembatan cukup berhasil dilakukan Sekitar 20 % ditingkatkan, dan sekitar di atas 5 % peningkatan jalan baru berhasil dibangun.

“Peningkatan persentase ini memang masih kecil, tetapi terus meningkat sejak tahun 2016, meski daya dukung anggaran selalu kurang maksimal,”ungkap Jarot.

Tak hanya Jalan dan Jembatan dibidang kesehatan kata Jarot pihaknya sudah banyak membanguin pukesmas yang tersebar di 14 Kecamatan yang ada di Sintang.

“Rumah sakit pratama di Serawai dan beberapa puskesmas di kecamatan pedalaman sudah beroperasi untuk melayani masyarakat Sintang yang sehat. Akses pelayanan kesehatan di daerah pedalaman telah meningkat hingga 25 %. peningkatan cakupan layanan listrik, mampu mencapai di atas 51 % desa sudah dialiri listrik hingga akhir tahun 2020,”tambah Jarot.

Dalam kesempatan tersebut Jarot mengucapkan terima kasih kepada Askiman yang telah mendampinginya memimpin Kabupaten Sintang. Suka dan duka telah jalani bersama.

“Kepada seluruh komponen masyarakat saya juga mengucapkan terima kasih apabila asih ada harapan yang kita inginkan belum dapat terealisasi hingga saat ini. semoga di masa depan, kita terus berupaya untuk mencapai segala harapan demi kemajuan Kabupaten Sintang kedepannya,”pungkasnya.

Penulis: Oktavianus Beny