Sekilas Info

Universitas Kapuas Mewisuda Angkatan Ke XVII

Suasana wisuda sesi pertama

SINTANG | SenentangNews.com – Sebanyak 296 mahasiswa/mahasiswi Angkatan Ke XVII Tahun 2020 Universitas Kapuas (Unka) Sintang, Kamis (17/12/2020) telah diwisuda sebagai Sarjana Strata 1 (S1). Untuk mematuhi Protokol Kesehatan, acara yang digelar di gedung Pancasila ini dibagi dalam dua sesi dengan jeda beberapa jam. Sesi Pertama dari pukul. 08.30 hingga pukul 10.00. Sesi Kedua, dimulai pukul. 13.00 hingga selesai.

Di sesi pertama, acara ini dihadiri oleh segenap Pengurus, Pengawas dan Dewan Pembina Yayasan Melati Sintang sebagai Badan Penyelenggara Unka Sintang. Nampak hadir Rektor, Pembantu Rektor, para Dekan dan para Dosen serta sejumlah Staf Sekretariat. Dibarisan undangan, nampak Anggota DPRD, Forkopimda Sintang, perwira yang mewakili Korem 121 Abw, Ikatan Alumni Unka, serta dari berbagai lembaga termasuk dari kelompok Perbankan.

Secara keseluruhan, acara di Sesi Pertama ini terdiri dari Pembukaan Sidang Terbuka Senat oleh Ketua Senat, laporan Rektor Unka Sintang, sambutan Ketua Yayasan, sambutan Bupati Sintang dan sambutan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI) Wilayah XI Kalimantan. Prof. Dr. Ir. Udiansyah, MS.

Dalam Sambutan Bupati Sintang Jarot Winarno yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan Igor Nugroho, selain mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas kegiatan ini. Menurutnya, Unka kembali mengukir sejarah dan bukti eksistensi keberadaan Unka ditengah masyarakat. Jarot juga berbicara tentang kondisi terkini terkait Pandemi Covid-19. Dimana Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal dalam tatanan kehidupan.

Menurut Jarot, dalam berapa bulan ini kita dipaksa untuk menerima sebuah kondisi Normal Baru yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya. Kegiatan komunikasi yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka, digantikan dengan komunikasi yang dimediasi oleh teknologi. Proses-belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan di ruang-ruang kelas, saat ini dilakukan melalui ruang-ruang virtual. Ini mengandung makna, munculnya kebutuhan terhadap keterampilan baru. Di masa depan nanti kita sangat dipengaruhi oleh perubahan teknologi.

Para Wisudawan Unka Angkatan Ke XVII Tahun 2020

Kebutuhan itu tidak bisa diselesaikan juka hanya mengandalkan kemampuan akademik. Kemampuan akademik perlu ditunjang dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam berkerja. Laporan The Future of Jobs, yang dipublikasikan oleh World Economic Forum telah merumuskan ada 10 keterampilan. Yakni, pemecahan masalah yang rumit, berfikir kritis, kreatifitas, manajemen manusia, koordinasi dengan orang lain, kecerdasan emosional, pengambilan keputusan, orientasi layanan, negosiasi dan cognitive flexibility

“Pengetahuan, keterampilan dan kompetensi baru terus dibutuhkan, sesuai dengan perubahan teknologi. Saat ini kompetisi di pasar kerja sangat ketat. Banyak pekerja asing yang masuk ke Indonesia untuk memenuhi lowongan pekerjaan yang ada. Disisi lain, banyak industri yang bergerak dibidang teknologi digital, tidak lagi mengandalkan sekedar ijazah formal. Tetapi lebih mengutamakan daya invosasi dan kreatifitas,” kata Bupati Sintang dalam teksnya.

Kemudian Jarot Winarno memaparkan tentang Indonesia yang tengah menyongsong Bonus Demografi pada tahun 2030 nanti.

Tenaga kerja produktif yang digadang-gadang akan menjadi bonus demografi, semestinya proporsi terbanyak diisi oleh lulusan perguruan tinggi yang memiliki kualifikasi. Sebagai wisudawan, saudara semua adalah komponen civitas akademika yang sudah melalui satu tahapan penting dalam pembentukan SDM unggul.

“Jangan ragu untuk maju berkompetisi di era revolusi industri ini,” kata Jarot.

Acara kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan sambutan dari Kepala L2DIKTI Wilayah XI Kalimantan Prof. Dr. Ir. Udiansyah, MS yang dilaksanakan secara virtual dari Banjarmasin. Yang pada intinya menyemangati agar para wisudawan menjadi alumni berkarakter, alumni berkapasitas, dan menjadi alumni yang berdaya saing. Prof Udiansha juga berpesan agar Unka Sintang juga harus mampu mengembangkan diri lebih baik lagi.

Dari Ketua Yayasan Melati Sintang Kusnidar diperoleh informasi, bahwa saat ini ada beberapa Dosen yang meningkatkan diri untuk Strata 3 (S3). Ini menunjukan bahwa Unka terus bebenah diri untuk menjadi Perguruan Tinggi unggul di wilayah timur ini.

“Terima kasih kepada masyarakat yang mempercayakan anak, suami dan isteri untuk menimba ilmu di Unka. Unka ini bisa kokoh karena kepercayaan. Unka ini bisa berkelanjutan karena alumni. Terima kasih kepada Satgas Covid-19, yang telah turut mendampingi acara ini,” kata Kusnidar.

Penulis: Kris Lucas
Photographer: Kris Lucas