Sekilas Info

Kebun Edukasi KOMPAS Penggerak Ekonomi Kreatif Bagi Milenial Sintang

Peresmian Kebun Edukasi KOMPAS di Desa Kunyai Kecamatan Sungai Tebelian

Peresmian Kebun Edukasi KOMPAS di Desa Kunyai Kecamatan Sungai Tebelian

SINTANG| SenentangNews.com- Dalam menghadapi pandemi Covid-19, Komunitas Petani Milenial Sintang (KOMPAS) membuat terobosan baru. Terobosan ini dalam bentuk program kebun edukasi yang bertujuan untuk membangun ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa di sektor ekonomi kreatif.

Kebun edukasi yang terletak di Desa Kunyai Kecamatan Sungai Tebelian, Kamis (10/12/2020) diresmikan. Persemian tersebut ditandai dengan pembukaan plang nama KOMPAS. Persemian ini juga dihadiri Rektor UNKA Sintang Dr. Antonisus, Ketua KOMPAS Zulkarnaen Jais, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Elisa Gultom serta tamu undangan lainnya.

Ketua Komunitas Petani Milenial Sintang (KOMPAS), Zulkarnaen Jais mengatakan bukan hal mudah untuk mengubah mindset anak-anak muda zaman sekarang agar mau menjadi seorang petani. Bagi sebagian besar generasi muda saat ini, menjadi seorang petani bukanlah pilihan pekerjaan yang tepat dan membanggakan.

“Pemuda Sintang sudah saatnya menyatukan kebersamaan untuk membangun dan memajukan sektor pertanian. Pemuda sebagai generasi masa depan harus memikirkan keberlanjutan pertanian,” kata Zul.

Menurutnya petani muda merupakan generasi yang amat potensial, energik, dan memiliki pengaruh yang cukup besar dalam masyarakat. Baik dari aspek produktivitas maupun kuantitasnya sehingga keberadaannya dalam suatu komunitas masyarakat tani tidak dapat diabaikan dan dipandang sebelah mata.

“Petani muda perlu dibina untuk meningkatkan wawasan ilmu pengetahuan dan kemampuan manajerial-nya. Hal ini dilakukan dengan harapan kelak menjadi petani muda yang professional, berorientasi pasar, serta meningkatkan kesadaran untuk menjadi agropreneur,ujar alumni Institut Pertanian STIPER Yogyakarta ini.

Tak hanya itu Zul juga mengajak generasi milenial di Sintang, terutama sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki seperti alumni Fakultas Pertanian dari berbagai perguruan tinggi saling membagikan ilmu kepada para petani dalam menciptakan petani milenial di bumi Senentang .

“Kami selalu medorong para petani-petani muda bergabung di KOMPAS untuk menjadi petani yang keberlanjutan seupaya ketahanan pangan ke depannya tetap terjamin guna untuk meningkatkan ekomoni dimasa pandemik covid-19,”jelasnya.

Rektor Universitas Kapuas Sintang Dr. Antonius menyambut baik terobosan yang dilakukan KOMPAS dalam mengembangkan sector pertanian yang nantinya akan berpengaruh terhadap pengembangan dan kemajuan pertanian di Kabupaten Sintang.

“Pemuda tidak seharusnya hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat dari suatu pembangunan di sektor pertanian. Namun, harus terlibat dan berperan aktif sebagai pengendali dan penentu dalam proses pengambilan keputusan di sektor pertanian,”jelas Anton.

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Cabang Kalimantan Barat, Purwati Munawir mengaku bangga akan keberadaan KOMPAS yang peduli akan pertanian di Kabupaten Sintang.

“ini terobosan baru yang patut di dukung semua pihak dalam memajukan pertanian di daerah ini,”katanya.

Kapala Sekola SMK Negeri 1 Sepauk, Poeryanto mengucapkan terimakasih kepada HKTI dan KOMPAS yang telah mendidik dan membina para siswanya selama tiga bulan mengikuti praktk di kebun edukasi ini.

“Selama hasil yang di dapat dari siswa didik kami ini yang terbaik di bandingkan di tempat lain. Semoga kedepan bisa menerima siswa didik untuk praktek dengan jumlah lebih banyak lagi,”harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Elisa Gultom mendukung penuh terobosan yang dilakukan KOMPAS dalam membina generasi milenial terhadap perkambangan pertanian di Kabupaten Sintang.

“Dinas Pertanian dan Perkebunan tidak bisa berdiri sendiri meskipun sudah memiliki Penyuluh Pertanian. Tentunya keberadaan KOMAPAS dapat membantu untuk memperkenalkan serta menjual produk-produk yang dihasilkan,”pungkasnya.

Penulis: Zulkarnaen Jais
Kontributor Daerah: Oktavianus Beny