Sekilas Info

BBHAR Kalbar Pantau Pungut & Hitung Suara Pilkada 2020 di Tujuh Kabupaten

Glorio Sanen (tengah) saat mengikuti Rapat Koordinasi Advokasi secara daring online

PONTIANAK | SenentangNews.com - Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) akan pantau pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Barat (Kalbar) Tahun 2020 di tujuh kabupaten. Yaitu Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang.

Menurut Sekretaris BBHAR Kalbar, Glorio Sanen, hari Minggu (6/12/2020), BBHAR adalah sebuah badan di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), yang dibentuk untuk membantu visi partai dalam mengawal penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Targetnya agar selaras dengan cita-cita proklamator Ir.Soekarno yaitu terciptanya masyarakat adil dan makmur.

“Berdasarkan arahan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Bapak Lasarus, yang diwakili oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalbar Ibu Karolin Margret Natasa dalam Rapat Koordinasi Advokasi pada tanggal 5 Desember 2020 secara daring/online, pelaksanaan Pilkada 2020 harus dilaksanakan dengan azas Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia serta Jujur dan Adil, Beliau juga menyampaikan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Sehingga Protokol Kesehatan wajib dilaksanakan dengan tegas pada saat pemungutan dan perhitungan suara,” kata Sanen.

Pada Pilkada Tahun 2020 ini, BBHAR Daerah Kalbar ditugaskan memantau Pemungutan dan Perhitungan Suara di tujuh kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada. Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Pilkada dilaksanakan dengan jujur dan adil. Ada beberapa potensi permasalahan yang harus diseriusi, diantaranya politik uang dan Protokol Kesehatan saat Pemungutan & Perhitungan.

Ditambahkan Sanen, bahwa kegiatan Pemantauan akan dilaksanakan dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) hingga ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten. Dalam proses pemantuan, BBHAR Daerah Kalbar juga mengajak masyarakat untuk berpatisipasi karena Pilkada merupakan Pesta Demokrasi. Sehingga disetiap tahapan & program dalam Pilkada diperlukan partisipasi dari masyarakat.

Partisipasi masyarakat dalam pemantuan Pemungutan dan Perhitungan Suara sangat penting. Dengan adanya partisipasi masyarakat, maka dapat mencegah pelanggaran sekecil apapun. Sehingga diharapkan Pilkada dapat terlaksana dengan jujur dan adil. Jika ada masyarakat yang mendapatkan temuan pelanggaran, disarankan untuk melaporkanya kepada pihak yang berwenang.

“BBHAR Daerah Kalbar siap memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat yang menemukan pelanggaran. Silahkan hubungi Glorio Sanen, nomor kontak 0852 4591 9111 atau melalui e-mail glorifreedom@gmail.com.

Penulis: Kris Lucas