Sekilas Info

Ayo Datang ke TPS, Anton: Lima Menit Tentukan Nasib Bangsa

Anton Isdianto

SINTANG I SenentangNews.com- Anggota DPRD Sintang Anton Isdianto mengajak masyarakat Sintang pada tanggal 9 Desember 2020 untuk menyalurkan hak pilihnya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurut Anton siapa pun yang terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Sintang dalam kontestasi politik merupakan pilihan rakyat Sintang untuk lima tahun mendatang.

"Datang ke TPS cukup lima menit menentukan nasib bangsa lima tahun kedepan dan jangan Golput,"kata Anton usai rapat paripurna dengan agenda jawaban pemerintah terhadap pengelolaan keuangan daerah, Selasa (17/11/2020).

Meskipun Pilkada serentak dimasa pandemi Covid-19, Politisi PAN ini meyakini pihak keamanan telah melakukan persiapan yang matang dalam rangka mengamankan situasi dan kondisi serta pencegahan Covid-19 melalui protokol kesehatan di masing-masing TPS.

"Saya juga menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga Prokes dengan cara menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,"jelas Anton.

Terkait adanya politik uang pada hari pencoblosan, Anggota dewan dua periode ini mengaku bahwa politik uang hanya sesaat dan tidak baik adanya.

"Saya rasa masyarakat Sintang sudah sangat dewasa dalam menentukan pilihannya sebab politik uang hanya sesaat. Jadi jangan sampai salah memilih pemimpin,"beber Anton.

Seperti diketahui Pilkada Kabupaten Sintang diikuti tiga pasangan calon (paslon) Bupati/Wakil Bupati. Pasangan nomor urut 1, Jarot Winarno-Sudiyanto yang diusung koalisi Adil Bersatu. Partai pengusung dan pendukung yakni Partai Nasdem, Partai Golkar, PKPI, PPP, PKS, PSI, Partai Berkarya dan Partai Garuda.

Pasangan nomor urut 2 yakni Askiman-Hatta diusung koalisi Partai Hanura dan Partai Demokat. Nama koalisinya adalah Koalisi Sintang Sehati.

Sedangkan pasangan nomor urut 3 adalah Yohanes Rumpak-Syarifuddin. Koalisinya disebut Koalisi Sintang Baru. Mereka diusung dan didukung oleh PDI Perjuangan, PAN, Partai Gerindra, Partai Gelora dan Partai Perindo.

Penulis: Oktavianus Beny