Sekilas Info

Pemberdayaan Masyarakat Dimata Syarifuddin

Syarifuddin

SINTANG | SenentangNews.com – Dipergoki media ini seusai mengikuti kebaktian di Gereja, Minggu siang (15/11/2020), calon Wakil Bupati Sintang dari pasangan calon (Paslon) Nomor Urut 3, Syarifuddin, sempat berbicara tentang betapa pentingnya program pemberdayaan masyarakat. Khususnya bagi masyarakat pedalaman.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat erat kaitannya dengan Indeks Pembangunan Manusia (human development index). Program ini menempati urutan pertama dan kedua dalam Program Unggulan Untuk Milenial dari Paslon Yohanes Rumpak-Syarifuddin. Terkait hal tersebut, dirinya juga merasa bersyukur dapat berpasangan dengan calon Bupati yang berpengalaman dalam aksi pemberdayaan masyarakat.

“Membawahi ratusan orang aktivis, Bapak Yohanes Rumpak telah berpengalaman belasan tahun saat memimpin sebuah lembaga pemberdayaan masyarakat. Khususnya bagi masyarakat pedalaman. Setidaknya, gerakan lembaga yang dipimpinnya tersebut telah turut mempersempit jurang Gini Rasio antara masyarakat pedalaman dan masyarakat perkotaan,” ucap Syarifuddin.

Syarifuddin menambahkan, bahwa pemberdayaan masyarakat meliputi pengembangan pertanian dan perkebunan mandiri. Saat ini, masih puluhan ribu hektar lahan potensial yang masih menganggur. Kedepan, bibit dan pupuk harus mudah didapat. Pendampingan para Penyuluh yang tersebar di desa-desa harus dioptimalkan.

“Banyak dampak positif dari pengembangan bidang pertanian dan perkebunan mandiri di pedalaman. Diantaranya lahan tidak mudah dijual, berkurangnya pekerja urban di kota, dan lahan menjadi punya nilai tambah,” tutur Syarifuddin.

Kondisi Infrastruktur Pedalaman

Ketika ditanya pendapatnya tentang kondisi infrastruktur di pedalaman. Diketahui bahwa saat ini sebagian besar infrastruktur jalan dalam keadaan rusak parah. Menurutnya, dalam melakukan pemberdayaan masyarakat pedalaman, salah satu yang harus dipangkas habis adalah penyebab timbulnya biaya tinggi. Jalan yang rusak, adalah salah satu penyebab timbulnya biaya tinggi yang bersifat langsung.

Dirinya berasal dari jalur Sungai Kayan, sebuah kawasan yang paling belakangan ada jalan raya dibawah urutan kecamatan Ambalau dan kecamatan Serawai. Sehingga dirinya menyadari dan mengerti, betapa pentingnya memperbaiki kondisi infrastruktur jalan di pedalaman.

“Banyak yang mempermasalahkan, mengapa dalam Program Unggulan Untuk Milenial Yohanes Rumpak-Syarifuddin tidak ada item perbaikan infrastruktur. Itu sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam program pemberdayaan masyarakat,” terang Syarifuddin.

Penulis: Kris Lucas