Sekilas Info

41 Mahasiswa IKIP PGRI Pontianak KKN di Sintang

SINTANG I SenentangNews.com- Meskipun dalam kondisi Pandemi Corona Virus Disease (COVID) - 19, IKIP PGIR Pontianak tetap melaksanakan salah satu isi Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian Pada Masyarakat dalam bentuk Magang atau Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kedatangan 41 mahasiswa IKIP PGRI Pontianak di bumi Senentang diserahkan secara Simbolis oleh Rektor IKIP PGRI Pontianak Rustam ke Penjabat Sementara Bupati Sintang yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Yustinus di Balai Praja, Senin (18/10/2020).

Rektor IKIP PGRI Pontianak Rustam, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sintang yang sudah menampung mahasiswa IKIP PGRI Pontianak dalam rangka magang dan KKM di Kabupaten Sintang meskipun masih dalam situasi Pandemi Covid-19.

"Kami sengaja mengirim mahasiswa ke Kabupaten asalnya untuk magang dan KKM supaya mahasiswa bisa cepat melakukan komunikasi dan mudah dalam menjalankan tugasnya meskipun di situasi pandemi covid-19,"katanya.

Rustam juga berpesan kepara mahasiswa yang KKN selama di Sintang agar menunjukan kepribadian yang baik di sekolah dan ditengah masyarakat serta selalu mengikuti arahan yang diberikan.

“Saya minta seluruh mahasiwa agar bersikap sopan santun selalu menyatakan siap kalau diberikan arahan dan perintah. Jangan bilang saya tidak tahu dan biasakan mengucapkan terima kasih dan kata maaf. Ini akan membantu mahasiswa selama berada di lapangan,"jelasnya

Dosen Pembimbing Magang Dr. Sandie Menyampaikan sebanyak 43 mahasiswa/mahasiswi IKIP PGRI Pontianak asal Kabupaten Sintang akan melakukan magang dan KKM di Kabupaten Sintang.

"Dari 43 mahasiswa asal Sintang mereka akan menuntut ilmu di 10 program studi IKIP PGRI Pontianak. Mereka akan magang di 8 sekolah di tiga kecamatan yakni Sepauk, Sintang dan Serawai. Mereka akan magang mulai 26 Oktober 2020 sampai 4 Januari 2021,"bebernya.

Terpisah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Yustinus menyampaikan Pemkab Sintang mendukung kegiatan magang dan KKM yang dilakukan oleh IKIP PGRI Pontianak.

"Sejak awal memang kami sudah memberikan masukan agar mahasiswa asal Sintang bisa melakukan magang dan KKM di Sintang. Harapan kami, mahasiswa menjadi mudah beradaptasi karena sudah mengenal karakter siswa dan masyarakatnya serta membangun daerahnya,"kata Yustinus.

Menurut Yustinus sekolah di Kabupaten Sintang belum melakukan belajar dengan tatap muka dan belajar secara online karena pandemi covid-19. Kebanyakan sekolah mengambil kebijakan siswa hanya mengumpulkan siswa pada hari tertentu.

"Saya berharap kondisi ini tidak mematahkan semangat mahasiwa yang akan magang. Tetapi justru memberikan motivasi untuk berinovasi serta menggunakan teknologi informasi. Karena ke depannya teknologi informasi sangat diperlukan,"tambah Yustinus

Saat ini lanjut Yustinus Kabupaten Sintang hingga kini masih kekurangan guru disemua level pendidikan sekitar 2.000 orang. Pada tahun 2020 ini ada 160 orang guru yang pensiun. Sementara rekrutmen kita hanya sekitar 80 orang pada 2 tahun terakhir.

"Jadi para mahasiswa agar tetap semangat sampai selesai kuliah karena tenaga pendidik akan tetap diperlukan. Jadi saya berharap selesai kuliah nanti, bisa kembali ke Sintang dan mengabdi di Sintang,"tutup Yustinus.

Penulis: Oktavianus Beny