Sekilas Info

Jarot Tinjau Uji Coba Belajar Tatap Muka Dua Sekolah di Sintang

SINTANG I SenentangNews.com- Pemkab Sintang memberlakukan uji coba tatap muka dimasa penerapan adaptasi kebiasaan baru terhitung hari, Senin- Kamis (27/8/2020) mendatang.

Untuk memastikan tatap muka proses belajar mengajar berjalan dengan lancar, Bupati Sintang Jarot Winarno meninjau dua sekolah di Sintang. Adapun dua sekolah yang ditinjau orang nomor satu di bumi Senentang meliputi SMPN 1 Sintang dan SMP Panca Setya 2, Selasa (25/8/2020).

Disela-sela peninjauan, bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan
uji coba pembelajaran tatap muka ini dimulai secara bertahap, bertingkat dan berlanjut. Secara bertahap siswa yang diperbolehkan masuk hanya siswa kelas IX.

"Ini merupakan hari pertama uji coba belajar tatap muka di sekolah khususnya di Kabupaten Sintang. Protokol kesehatannya juga sudah berjalan dengan baik,"kata Jarot.

Dalam uji coba pembelajaran tatap muka ini, setiap siswa wajib melewati check point untuk dicek suhu tubuhnya dan diminta cuci tangan dengan menggunakan sabun.

"SMPN Panca setya 2 tadi malah pakai faceshield, di SMPN 1 justru belum pakai faceshield cuman jaraknya di SMPN 1 jaraknya di longgarkan atau pakai giliran masuknya,"kata Jarot.

Jarot pun menjelaskan, dimulainya proses belajar mengajar di dua sekolah tersebut sudah mendapat persetujuan dari gubernur Kalbar. Hal itu juga bukan tanpa alasan, karena Kabupaten Sintang sudah memilki mobile combat PCR, sehingga para guru dan murid di dua sekolah tersebut semuanya sudah di swab dengan hasil negatif covid-19.

"Bapak gubernur sudah mengeluarkan imbauan agar jangan di lakukan dahulu, tapi pada awalnya saya sudah minta izin dengan beliau dan diizinkan, karena Sintang beda, sudah punya mobile combat PCR, para guru dan murid di dua sekolah itu seluruhnya sudah dilakukan swab, dan semuanya negatif,"beber Jarot.

Jarot menuturkan bahwa uji coba belajar mengajar tatap muka di SMPN 1 Sintang dan SMP Panca Setya 2 ini dilaksakan pada kamis nanti. Setelah itu akan di evaluasi guna melihat langkah apa yang akan di ambil selanjutnya, apakah di lanjutkan atau tidak.

"Kita akan melihat sampai hari kamis nanti kita evaluasi apa-apa yang masih kurang, karena saya minta izin sama pak gubernur uji coba sampai hari kamis. Kita minta petunjuk pada pak gubernur boleh di lanjutkan atau harus sama dengan kabupaten lain di hentikan"ujar Jarot.

Penulis: Oktavianus beny