Sekilas Info

Lagi, 9 Kios di Kawasan Tugu Bank Indonesia Hangus Terbakar

Mendapat laporan adanya kebakaran di kawasan Tugu Bank Indonesia Sintang, Bupati Sintang Jarot Winarno langsung meninjau kebakaran yang menghanguskan 9 kios di jalan PKP Mujahiddin tersebut.

SINTANG I SenentangNews.com- Kebakaran hebat kembali terjadi di kawasan Tugu Bank Indonesia Sintang sekitar pukul 08.30 Wib. Setelah sebelumnya api menghanguskan 21 kios di daerah tersebut, kali ini api dengan cepat menghanguskan 9 kios lagi.

Menurut informasi yang media ini dapatkan di lapangan, api berasal dari salah satu rumah makan yang berada di wilayah tersebut. Tak pelak kios yang berkontruksi kayu tersebut rata dengan tanah dalam hitungan jam.

"Untuk data sementara ada 9 kios yang terbakar. Sampai saat ini kami masih berupaya memadamkan api dan menjaga agar api tidak menjalar ke bangunan yang lain,”kata Kepala Bidang (Kabid) Damkar Sintang, Yudius, Minggu (9/8/2020).

Menurut Yudius, Damkar Sintang menurunkan 7 Unit mobil dan 50 personil untuk memadamkan dan mengantisiasi agar api tidak menjalar di bangunan yang lain.

"Kami juga dibantu oleh Busera Sintang untuk pemadaman. TNI dan Polri untuk pengamanan di TKP,” katanya.

Bupati Langsung Tinjau

Mendapat laporan adanya kebakaran di kawasan Tugu Bank Indonesia Sintang, Bupati Sintang Jarot Winarno langsung meninjau kebakaran yang menghanguskan 9 kios di jalan PKP Mujahiddin tersebut.

Jarot didamping beberapa kepala dinas langsung melihat dari dekat 9 kios yang rata dengan tanah milik Korem 121/Abw.

"Atas kejadian ini saya akan segera koordinasi dengan Dandrem 121/Abw terkait penataan tanah kedepan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian yang tidak diingikan kembali terjadi,"kata Jarot.

Atas kejadian ini, Jarot kembali mengingatkan kepada pelaku usaha untuk tetap memperhatikan keamanan jaringan listrik. Sebab rata-rata musibah kebakaran yang terjadi di Kabupaten Sintang disebabkan karena jaringan listrik yang buruk.

"Kalau kita lihat memang biangnya musibah kebakaran selama karena listrik. Jadi kedepan masyarakat harus memperhatikan itu. Kita juga sudah minta PLN untuk membantu instalasi jaringan listrik ini,"tukasnya. (Bny)

Penulis: Oktavianus Beny