Sekilas Info

Universitas Kapuas Sintang

14 Dosen Calon Dekan Ajukan Visi-Misi

Pengurus, Pengawas, Dewan Pembina sempat foto bersama dengan sebagian para calon Dekan Fakultas

SINTANG | SenentangNews.com - Sebanyak 14 orang Dosen Universitas Kapuas (UNKA) Sintang, hari Senin (3/8/2020) hadir dalam pembukaan acara pengajuan Visi-Misi sebagai calon Dekan Fakultas. Kegiatan ini, diselenggarakan oleh Yayasan Melati Sintang sebagai Badan Penyelenggara UNKA di kantornya Jalan M. Sa’ad No 69 Sintang.

Selama tiga hari sejak pembukaan, para calon Dekan akan membacakan Visi dan Misi masing-masing dihadapan Dewan Pengurus, Pengawas dan Dewan Pembina Yayasan secara bergiliran. Waktu yang diberikan, 30 Menit untuk membacakan Visi-Misi dan 20 menit untuk Tanya-jawab.

Jajaran Pengurus yang hadir, Ketua Yayasan Kusnidar, S.Sos, Sekretaris Yayasan MM, Yasser Arafat, S.Sos, M.Si, Bendahara Yayasan Drs. Chinghan, dan Pengawas Yayasan Selimin. SE. M.Si. Di jajaran Pembina, hadir Drs. Milton Crosby, M.Si, Drs. Rambu Juris Mening dan Drs. Ade Karta Wijaya, M.Si.

Untuk Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ada empat orang calon. Yaitu AM. Yadisar, S.Sos, M.Si, Dr. Martinus Syamsudin, S.Sos, M.Si, Dr. Pether Sobian S.Th, M.Th, dan Yuliana Fonda Lilistian, SR, M.Si.

Untuk Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ada enam orang calon. Yaitu Hendra Setiawan, S.Pd, M.Si, Hilda Aqua Kusuma Wardhani, S.Si, M.Si, Dr. Drs. Markus, M.Si, Marzuki, S.Sos, M.Pd, Nazarudin, S.P, M.Si, Rachmi Afriabi, S.Si, M.Si.

Kemudian untuk Dekan Fakulas Hukum terdiri dari tiga orang. Yaitu Michell Eko Hardian, SH, MH, Dr. Redin, SH, MH, dan Robet Hoffman, SH, MH. Sementara untuk Dekan Fakultas Pertanian hanya ada satu calon, yaitu Syarif Nizar Kertana, SP, MP.

Salah seorang calon Dekan saat membacakan Visi dan Misinya

Menurut Kusnidar, ini luar biasa karena peminatnya cukup banyak. Namun kita tetap harus menyatukan persepsi bahwa jabatan itu sebuah amanah, bukan target seorang Dosen. Karena tujuan Dosen adalah fungsional Dosen. Jabatan itu sebuah kepercayaan, dan bagi yang nanti belum terpilih bukan berarti kita tidak percaya. Namun tetap harus bersinergi bersama-sama.

Mengapa untuk periode ini kegiatan ini diambil alih oleh yayasan, karena Statuta mengamanatkan seperti itu. Yaitu atas pertimbangkan untuk mengurangi konflik internal kampus terkait dengan sebuah posisi jabatan. Lebih baik yayasan saja yang mengelola, tanpa mengabaikan Senat, Rektor serta calon-calon yang ada. Kita ini ingin mengedepankan profesionalitas, tidak ada mobilisasi masa.

“Kita mau menilai profesionalitas dan rekam jejak. Semua yang mencalonkan diri adalah orang-orang terbaik. Para calon sama-sama punya semangat dan kemauan membesarkan UNKA. Hanya saja harus diingatkan bahwa tentu kami harus menentukan pilihan.” Kata Kusnidar.

Kusnidar juga berbicara panjang-lebar tentang Tata Tertib (Tatib). Mulai dari Tatib Fakultas yang melakukan penjaringan sesuai dengan yang melamar Dekan dan Wakil Dekan. Kemudian diajukan ke yayasan melalui Rektor. Namun yang mengajukan Visi-Misi hanya calon Dekan.

Ketika ditanya kapan hasilnya dapat diketahui. Menurutnya, proses penilaian diharapkan telah selesai sepekan setelah acara pengajuan Visi-Misi. Hasilnya akan disampaikan kepada Dewan Pembina. Dan Dewan Pembina yang akan menentukan pilihan atas dasar berbagai kriteria,” terang Kusnidar. Kegiatan Pengajuan Visi-Misi 14 calon ini, akan berlangsung sejak tanggal. 3 hingga 5 Agustus.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pembina, Milton Crosby sempat mengatakan Bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat serius. Tujuannya agar bagaimana kedepan kampus ini semakin baik sehingga peminatnya semakin banyak. Dan brand yang sudah baik ini diharapkan dapat terus berkibar di wilayah timur Kalimantan Barat ini. (kris lucas)

Penulis: Kris Lucas