Sekilas Info

78 Pelajar Sintang Ikut Seleksi Pendidikan Dokter

SINTANG I SenentangNews.com- Sebanyak 78 pelajar Sintang mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Tanjungpura jalur beasiswa Pemerintah Kabupaten Sintang Tahun 2020.

Seleksi penerimaan mahasiwa baru program studi pendidikan dokter tersebut nantinya akan bersaing ketat dan akan diterima tiga orang.

"Untuk adik-adik fokuslah dalam menjawab soal yang ada lakukan usaha yang keras supaya kalian bisa lulus,"kata Sekda Sintang Yospha Hasnah saat membuka kegiatan seleksi penerimaan mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Tanjungpura jalur beasiswa Pemerintah Kabupaten Sintang tahun 2020 di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (3/8/2020).

Dikatakan Sekda proses seleksi penerimaan siswa baru pendidikan dokter tidaklah mudah sebab sangat ketat dan benar-benar mampu baik dalam segi fisik maupun kemampuan.

"Minat untuk menjadi dokter di masyarakat masih sangat tinggi ditambah jatah dan kuota masuk kedokteran sangat terbatas, untuk itulah diperlukan kecerdasan yang tinggi,"ucap Sekda.

Saat ini sambung Sekda status kesehatan masyarakat masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Apalagi dengan perkembangan berbagai penyakit saat ini terus berkembang di tengah masyarakat terutama pola hidup sehat yang belum optimal diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Peran dokter sangat penting sebagai pelopor dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit, apalagi ditengah keberadaan penyebaran virus corona ini", tutup Sekda.

Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Prodi Kedokteran Untan Pontianak Sy. Yasser Arafat menjelaskan pertama seleksi berkas dan raport sekolah dilakukan awal maret, kedua seleksi akademik ujian tulis, materi ujian tulis meliputi mata pelajaran fisika, kimia, biologi, bahasa inggris, kemudian akan dicari 10 orang putra putri dengan nilai terbaik.

"Jumlah siswa yang mengirim berkas sebanyak 82 orang, setelah dilakukan verifikasi dan seleksi administrasi oleh panitia tingkat Kabupaten terhadap berkas calon peserta pada 22 Maret 2020, terdapat 4 orang yang tidak lulus", pungkasnya. (*)

Penulis: Oktavianus Beny