Sekilas Info

Go Green Campaign, Yohana Tamara Wakili Asia Pasifik

Ini Kata Jarot Tentang Keling Kumang

Jarot Winarno dalam acara penganugerahan penghargaan kepada para petani alumni Sekolah Lapang Keling Kumang

SINTANG | SenentangNews.com – Dalam Webinar Go Green Campaign tahun 2020 ini, seorang aktivis Keling Kumang, Yohana Tamara Yunisa menjadi pembicara yang mewakili Asia-Pasifik. Webinar yang di helat oleh International Cooperative Alliance Asia and Pasific Committee on Youth Cooperation (ICYC) ini, akan digelar dihari puncak Go Green Campaign pada tanggal 7 Juli 2020 mendatang.

Menurut jebolan University of Liverpool, England yang akrab dipanggil Ara ini, selain urusan sebagai staf International Partnership and Monitoring di Keling Kumang, saat ini tengah konsentrasi di proyek pertanian pembibitan kakao. Tanaman komoditas alternatif guna mencarikan nilai tambah petani lokal sekaligus untuk perbaikan lingkungan.

“Saya menjadi pembicara pada Webimar bersama tiga orang pembicara lain yang mewakili belahan benua lainnya. Yaitu bersama Emma Patterson Taylor dari Skotlandia, Ruth Leg dari Canada dan Robby Tulus yang juga dari Canada,” terang Ara.

Yohana Tamara

Setiap kegiatan Keling Kumang, banyak yang dikaitkan dengan pelestarian lingkungan. Tidak heran jika Keling Kumang selalu mendapat apresiasi dari Bupati Sintang Jarot Winarno. Bagaimana tidak, Bupati Jarot adalah pelopor dalam Lingkar Temu Kabupaten Lestari yang terdiri dari delapan kabupaten.

Menurut Jarot, Kamis (2/7/2020) malam, wajar saja jika ada aktivis Keling Kumang dilibatkan dalam Go Green Campaign. Karena dalam aktivitasnya, lembaga ini banyak melibatkan diri dengan kegiatan perbaikan lingkungan.

Kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang dengan Keling Kumang pun sudah terbilang banyak. Khususnya dalam kegiatan yang ada kaitannya dengan pelestarian lingkungan. Contohnya, seperti dalam peringatan Hari Bumi Sedunia dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Keling Kumang adalah partner terpenting Pemkab Sintang dalam mewujudkan Sintang Lestari. Turut menyeimbangkan pelestarian lingkungan, peningkatan perekonomian rakyat dan adat istiadat budaya.

“Bukan hanya sebatas seremonial. Karena dalam acara-acara tersebut, Keling Kumang bersama parternya Solidaridad juga turut menyumbangkan bibit tanaman produktif kepada masyarakat,” kata Jarot.

Masih menurut Jarot, ada inisiatif Keling Kumang bersama mitranya Solidaridad yang dinilai besar kontribusinya. Yaitu, penyelenggaraan Sekolah Lapang Petani Swadaya serta Pelatihan Pemetaan Partisipatif dan Pelatihan Melek Ekonomi. Ketiganya membekali petani dengan kapasitas untuk mengelola komoditas secara berkelanjutan, serta untuk mengidentifikasikan hak atas tanah petaninya.

“Keling Kumang juga membudidayakan komoditas berkelanjutan, seperti tanaman Kakao. Berkebun kakao tidak perlum embuka lahan baru, karena dapat di tumpang sarikan dengan tanaman karet. Keling Kumang juga melakukan pendampingan dalam pembentukan Hutan Desa,”ucap Jarot Winarno. (*)

Penulis: Kris Lucas