Sekilas Info

Dana Desa dan ADD Di Potong Pembangunan Banyak Terhenti

Abdul Hamid

SEKADAU | SenentangNews.com- Masa pandemi corona menyebabkan semua sendi-sendi kehidupan tergangu apalagi soal ekonomi, karna semua kegiatan di fokus untuk menangani wabah covid-19.

Begitu juga dengan pembangunan di desa, banyaknya anggaran yang di potong hinga menyebabkan banyak pula kegiatan pembangunan di desa terhenti.

"Dari DD di potong kurang lebih Rp. 10 juta sedangkan dari ADD di potong 70 juta. Dari jumlah ini, karna anggaran pembangunan desa nominalnya kecil-kecil sehinga banyak sekali item pekerjaan yang di tanguhkan," kata Abdul Hamid kepala desa Sungai Ringin menjawab media ini,Kamis, (25/6/2020) di kantornya.

Menurut dia, dengan tertundanya beberapa kegiatan di desa, tentu berdampak juga terhadap ekonomi, tapi, semua itu tentu harus kita sikapi dengan baik, jika ada pertanyaan warga mengenai penundaan pekerja di wilayah mereka.

Bukan hanya itu, kata dia, hasil Musrenbang, juga secara total di rubah, karna di masa pandemi, banyak kegiatan yang urgen. Artinya banyak kegiatan di luar dugaan yang harus di laksanakan.

Misalnya, dana bantuan untuk masyarakat, karna yang tidak dapat Bantuan Soial Tunai (BST) maka kita berikan mengunakan dana desa.

"Untuk desa Sungai Ringin warga kurang mampu yang dapat BST dari dana desa berjumlah 80 orang,"kata Hamid.(*)

Kontributor Daerah: Sutarjo